​DPRD Payakumbuh Semengati KNPI

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh Edward Fd .

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh Edward Fd .

PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.com-Sesuai dengan masa kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Payakumbuh 2011-2014, maka seharusnya di akhir tahun ini masa jabatan pengurus telah akan berakhir. Disebutkan oleh Sekretaris Umum KNPI Payakumbuh Dipa Surya Persada, sudah disepakati seluruh organisasi kepemudaan, akan berpatokan pada UU Nomor 40 Tahun 2009.

”Masa kepengurusan memang akan berakhir di akhir 2014 ini. KNPI sendiri sudah komit dengan ikuti aturan perundang-undangan. Salah satunya usia kepengurusan di bawah usia 30 tahun,” ujar Dipa Persada yakin.

Sebab hal inilah, akunya tidak mungkin lagi ditolerir sebab ke depan Pemuda sudah harus mengikuti aturan UU Nomor 40 Tahun 2009, pasal 1 ayat (1) yang menyebutkan; Pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun.

Jika amanat UU sudah seperti ini, maka kepengurusan yang segera berakhir itu, tidak lagi bisa dipaksakan untuk bertoleransi soal usia. Sebab, tidak hanya di Kota Payakumbuh, UU ini berlaku untuk di seluruh Indonesia.

Persoalan lainnya, menyoal agenda Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kota Payakumbuh di akhir tahun 2014, tampaknya belum bisa direalisasi. Alasan klasik adalah soal anggaran kegiatan tersebut yang luput dari pengusulan di 2013 untuk 2014 lalu. Kealfaan ini diakui oleh Dipa Surya Persada sebab KNPI sedang mengalami kelumitsesuai banyaknya agenda nasional yang datang beruntun.

”Namun, untuk 2015 kita sudah ajukan penganggaran, minimal untuk diselenggarakannya Musda yang representatif dan aspiratif. Musda ini jelas butuh anggaran. Makanya, target KNPI, 2015 nanti sudah terbentuk kepengurusan baru yang fresh dan sesuai dengan amanat UU,” tukas Dipa Surya Persada.

Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, lewat Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga H Firdaus saat dikonfirmasi tentang hal ini, membenarkan bahwa sudah mengetahui tentang masa kepengurusan KNPI yang segera habis. Tetapi, memang belum ada anggaran untuk KNPI tahun ini. Anggaran baru diajukan untuk 2015. Sementara, besarnya belum ditentukan.

”Untuk 2015, sudah diajukan anggaran untuk KNPI,” ujar H Firdaus.

Secara pengalaman, di tahun 2011 lalu, banyaknya Organisasi Kepemudaan (OKP) ada 22 OKP yang menggunakan mandat di waektu Musda. Jika yang pernah terdaftar, disebutan oleh Dipa ada 34 OKP.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh Edward DF, juga mengikuti perkembangan KNPI di masa kepengurusan ini. Sebab, Edward DF sendiri termasuk dalam kepengurusan KNPI yang sedang berjalan.

Diakuinya, selama kepengurusan ini belum banyak yang bisa diperbuat. Sebab, selain masalah pendanaan yang belum termanfaatkan dengan optimal, juga sebab kesibukan pengurus lainnya. Ke depan, Edward DF yang memiliki semangat berorganisasi yang tinggi ini, meminta agar KNPI sudah mengikuti regulasi aturan perundang-undangan yang berlaku.

”Kita, selaku legislatif meminta agar urusan kepemudaan selanjutnya benar-benar diurus oleh pemuda. Pemerintah selaku motivator dan fasilitator kepemudaan benar-benar berfungsi dengan maksimal,” ujar Edward DF yakin.

KNPI ke depan, diharapkan betul-betul menjadi wadah berhimpun bagi OKP-OKP yang beraktivitas demi perkembangan generasi muda kita. Payakumbuh, kata Edward DF siap untuk mewujudkan kepemudaan yang aktif dan membangun.(​malin​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*