​Walikota Payakumbuh, H Riza Falepi Dt Kaampek Suku St Mt, DPRD Mitra Setara Pemerintah, Mari Bersama Saling Mendukung Demi Masyarakat

 

Wako Riza Falepi ucapkan selamat pada mantan Ketua DPRD 2009-2014 Wilman Singkuan yang diangkat menjadi Wakil Ketua II DPRD 2014-2019.

Wako Riza Falepi ucapkan selamat pada mantan Ketua DPRD 2009-2014 Wilman Singkuan yang diangkat menjadi Wakil Ketua II DPRD 2014-2019.

PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.com-Pimpinan DPRD Kota Payakumbuh masa jabatan 2014-2019 telah dipilih melalui rapat paripurna DPRD yang dilaksanakan pada tanggal 29 September dan 6 Oktober 2014 yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 171-761-2014 tanggal 8 Oktober 2014 tentang peresmian pengangkatan pimpinan DPRD Kota Payakumbuh masa jabatan 2014-2019.

YB Dt Parmato Alam selaku Ketua, Suparman SPd selaku Wakil Ketua, dan H Wilman Singkuan SSos MM selaku Wakil Ketua. Pemko berharap, dengan telah dilantiknya unsur pimpinan ini, akan lebih meningkatkan kinerja DPRD sebagai institusi demokrasi dan mitra setara bagi pemerintah kota Payakumbuh dalam melaksanakan pembangunan.

Setara, dalam artian bahwa antara eksekutif dan legislatif mempunyai kedudukan yang sama dan sejajar sehingga tidak saling membawahi satu sama lain. Eksekutif dan legislatif juga memiliki hubungan kemitraan, dimana keduanya bukanlah lawan atau pesaing dalam melaksanakan fungsi masing-masing, tetapi merupakan hubungan kerja yang saling mendukung satu sama lainnya sebagaimana yang telah diamanatkan oleh berbagai peraturan perundang-undangan yang mengaturnya.

Kami memberikan apresiasi atas kebersamaan yang telah terbangun antara pemerintah daerah dan DPRD Kota Payakumbuh selama ini, secara nyata telah mampu menyelesaikan berbagai permasalahan di Kota Payakumbuh melalui serangkaian aktivitas dan kebijakan pembangunan yang terencana dan terlaksana secara sinergi diantara semua pihak.

Walikota Riza Falepi berharap, agar kebersamaan yang telah ditunjukkan selama ini mampu ditingkatkan oleh pemerintah kota Payakumbuh dengan DPRD dengan kepemimpinan yang baru dilantik, agar tujuan pemerintahan yang sama-sama kita cita-citakan dapat tercapai.

Riza Falepi mengingatkan kembali berbagai program pemerintah daerah sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, sebagaimana yang telah kita sepakati bersama dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah melalui peraturan daerah nomor 4 tahun 2013.

Harapan dan tuntutan masyarakat kota Payakumbuh dalam menjadikan Payakumbuh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis ekonomi kerakyatan, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, profesional dan bebas KKN, mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama, mewujudkan pendidikan yang merata, berkualitas dan berkarakter, meningkatkan kualitas dan pelayanan kesehatan, melakukan revitalisasi nagari dan memberdayakan kelembagaan masyarakat adat lokal dan optimalisasi pembangunan infrastruktur publik dan fasilitas umum.

”Pelaksanaan agenda pembangunan dalam rangka pencapaian visi terwujudnya Payakumbuh menjadi kota yang maju, sejahtera dan religius, pro rakyat, berbasis ilmu pengetahuan dan pendidikan yang berlandaskan kepada adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah selama dua tahun terakhir telah memperlihatkan kinerja yang sangat memuaskan sebagai buah sinergitas antara pemerintah daerah dan DPRD kota Payakumbuh,” ungkap H Riza Falepi.

Waktu yang tersisa lebih kurang tiga tahun lagi untuk mencapai target RPJMD, aku dibutuhkan peningkatan fokus dan kerjasama dari seluruh pihak khususnya para pimpinan beserta seluruh anggota DPRD kota Payakumbuh untuk dapat ikut memberikan dukungan dan melakukan pengawasan terhadap capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah pada tahun 2017 nanti.

Perlu dipahami bahwa DPRD dihadapkan pada berbagai tantangan, baik yang berasal dari internal, maupun dari eksternal pemerintahan yang lebih banyak jika dibandingkan sebelumnya. Tantangan tersebut dapat berupa belum berjalannya mekanisme check and balance antara kepala daerah dan DPRD dengan optimal, peraturan yang mengatur sistem kelembagaan yang masih simpang siur dan berubah-ubah dan perbedaan latar belakang masing-masing anggota DPRD yang kemudian menciptakan bias persepsi dan kepentingan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Sedangkan tantangan eksternal, terutama akan berasal dari makin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kewajiban dan tanggungjawab DPRD dalam menjamin bagaimana aspirasi masyarakat pada tataran akar rumput dapat tersampaikan pada tingkat elit pemerintahan, khususnya kepada pemerintah daerah sebagai lembaga eksekutif di daerah.
otonomi daerah juga masih dihadapkan pada kondisi belum tegasnya pengaturan regulasi tentang pola hubungan antar tingkatan pemerintahan, khususnya dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan yang seringkali tumpang tindih serta tentang sistem pemerintahan daerah yang cenderung berubah-ubah.

Berlakunya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah terjadi perubahan yang cukup mendasar menyangkut sistem dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan daerah. untuk itu, seluruh jajaran pemerintah daerah dan DPRD kota Payakumbuh harus segera menyikapi dan memahami kondisi aktual dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Juga dihadapkan kepada tuntutan pemenuhan kebutuhan kehidupan masyarakat secara lebih layak, kerawanan bencana, stabilitas keamanan, serta keharusan dalam menjaga kearifan lokal sebagai ciri khas daerah yang menjadi landasan pelaksanaan otonomi daerah.

Segala kondisi tersebut, maka hubungan kemitraan antara DPRD dan pemerintah daerah yang penuh rasa kebersamaan, harmonis merupakan kunci bagi pencapaian tujuan kemajuan masyarakat dan kota Payakumbuh yang adil dan merata.
hadirin dan para undangan yang berbahagia.
”Sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada pimpinan DPRD kota Payakumbuh masa jabatan 2014-2019 yang baru saja diambil sumpahnya. kami yakin, pimpinan DPRD kota Payakumbuh yang diresmikan pada hari ini akan mampu memimpin DPRD sebagai institusi legislatif dalam melaksanakan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan,” pungkas Walikota Payakumbuh H Riza Falepi menutup pidato resminya.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*