Pol PP Tertibkan Pedagang Kaki Lima di Pariaman

Padang-today.com__Berbicara tentang nasib Pedagang Kaki Lima (PKL), memang tiada habisnya.

Seumpama obat yang rasanya pahit sekali, dibutuhkan semua orang di kala sakit, namun dijahui orang di kala sehat. Begitulah nasib yang menimpa para Pedagang Kaki Lima.

Sungguh amat menderita, didekati semua penguasa di saat kampanye, menjadi tempat tujuan masyarakat membeli barang kebutuhan.

Tapi disisi lain dianggap biang kemacetan lalu lintas dan memperburuk wajah kota karena menggelar dagangnnya sampai masuk ke badan ruas jalan, trotoar dan kocar-kocir di saat petugas Satpol PP datang dengan dalih ‘menertiban’ yang tak jarang melakukannya dengan cara kekerasan dan sewenang-wenang.

Belum lagi keberadaan kaum bermodal yang membuka pasar modern dan jauh dari kesan kumuh. Pedagang Kaki Lima makin lama makin tenggelam, terabaikan dan terancam sumber pendapatannya.

Tenggelam karena dianggap ‘kuman’ yang membuat kondisi pasar kumuh, serba sederhana dan menambah permasalahan keindahan kota dan kemacetan lalu lintas.

Akhirnya, relokasi hingga penggusuran dan penertiban pun dilakukan untuk ‘membuat pasar menjadi sesuai yang diharapkan’

Tak tahu, sesuai harapan siapa. Tentunya bukan harapan para pedagang kaki lima karena kenyataannya lebih banyak penertiban dan peraturan tidak berpihak kepada mereka alias selalu dirugikan.

Baru-baru ini, satuan penegak hukum di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman telah menertibkan pedagang kaki lima yang mengunakan fassilitas umum, sperti trotoar dan badan jalan di pasar Pariaman, Kamis 09/05/2019 sekitar pukul 10.30 WIB berlangsung dengan aman dan lancar.

Penertiban ini dilakukan oleh Satpol PP Kota Pariaman yang bekerjasama dengan Polsek Kota Pariaman, Dinas Perhubungan, UPTD Pasar Pariaman dan juga TNI.

Kasi Penyidik Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (POL PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pariaman, Siti Mayar Sari membenarkan adanya penertiban terhadap PKL di Passar Paariaman.

“ Pasar Pariaman bahwa penertiban terhadap PKL ini terus menerus dilkukan setiap harinya agar terciptanya Kota Pariamn yang bersih, aman dan nyaman,” Kata Siti Mayar Sari, Kamis 09/05/2019 di Pariaman.

Menurutnya, Penertiban ini bukan untuk menghukum para pedagang atau mencari kesalahan pedagang, tetapi penertiban ini dilakukan bertujuan mengajak pedagang untuk tertib lingkungan dan tertib dalam berusaha.

“ Dengan kondisi pasar saat ini dalam tahap pembangunan dan juga menertibkan pasar penampungan yang sedang ditempati oleh pedagang,” ujarnya.

Katanya, sebelum diadakan penertiban ini, pihaknya telah memberikan sosialisasi kepada pedagang yang mengunakan ruas jalan itu.

Untuk menjaga keamana dan kenyaman pasar tersebut, beberapa petugas yang sudah ditempatkan di Pasar itu ikut memberitahu kepada pedagang yang akan menggelar dagangganya di pasar dan ruas jalan tersebut.

Ia menghimbau, agar pedagang yang ada di pasar itu untuk dapat berlaku tertib dan patuh terhadap aturan yang telah dibuat oleh pihak pemerintah setempat.

Bagi pedagang yang tidak mau diajak tertib, akan diberikan sanksi seperti dagangganya akan dibawa ke kantor Satpol PP setempat.

Pihak Satpol PP dalam hal ini akan bertindak dan merazia setiap pedagang yang akan menggelar dagangannya di ruas jalan tersebut.

“ Ketika pemeberitauan dari Pol PP tidak di gurbris maka mereka akan diberikan surat peringatan terakhir untuk tidak lagi berjualan di trotoar dan badan jalan. Seandainya mereka masih tidak peduli maka ketika razia yang dilkukan oleh Tim Penegak Perda dalam hal ini yang bertanggung adalah Satpol PP yang bekerjasama dengan TNI, Polri, dan UPTD Pasar,” ujarnya.

Kenapa demikian, karena yang akan menindak pedagang tersebut dengan memindahkan gerobak daganganya mereka ke tempat penampungan yang telah ada.

Jika tempat penampungan daganganya belum ada maka gerobak daganggan mereka tersebut akan langsung dibawa petugas ke Kantor Satpol PP. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas