1 Rumah 2 Motor Hangus Dilalap Si Jago Merah, Sempat Terdengar 3 Kali Ledakan

Kebakaran di belakang Polres, Kelurahan Padang Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur

Kebakaran di belakang Polres, Kelurahan Padang Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur

Tiakar, PADANGTODAY.com–RT 02 RW 02 Kelurahan Padang Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, heboh alang kepalang sebab kepulan asap tebal yang berasal dari rumah Yuniarti (46). Api langsung membesar menghanguskan rumah permanen dan seisinya termasuk 2 unit sepeda motor jenis Mio yang terparkir di dalam rumah.

Kebakaran Senin (4/5) sekitar pukul 9.55 WIB, Yuniarti dan 3 anaknya sedang tidak berada di rumah. Kondisi rumah saat itu dalam keadaan terkunci, karena Yuniarti sedang berada di Polres Payakumbuh mengurus anaknya masuk Polisi.

Yuniarti yang tinggal bersama 3 anaknya sejak suaminya Yusriendi meninggal beberapa tahun lalu, langsung bergegas melihat rumah yang ditinggalinya sudah porak poranda akibat amukan si jago merah, sontak saja Yuniarti tak kuasa menahan deraian air mata.

Api diduga berasal dari korsleting listrik. Sehingga dengan mudah membakar kayu-kayu loteng rumah yang sudah kering. Beruntung, saat kobaran api membesar pemadam kebakaran dengan sigap datang ke lokasi dan mengerahkan 5 unit mobil pemadam (Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota) dengan 50 personil. Api kemudian bisa dijinakkan.

Memang lokasi kejadian tidak masuk daerah kawasan padat penduduk, namun karena pada pagi itu kondisi lokasi sekitar rumah itu sangat lengang sekali, maklum pagi itu masyarakat sibuk dengan berbagai aktivitas di luar rumah.

“Ketika terjadi kebakaran masyarakat sempat mendengar ada terjadi ledakan 3 kali dan cukup keras, dan memang rumah ibu Yuniarti saat terjadi kebakaran dalam kondisi terkunci,” jelas Ketua RT 02 RW 02 Kelurahan Padang Tiakar, Anjang, kepada wartawan menceritakan apa yang didengar dan dilihatnya saat api membara.

Sementara anak Yuniarti, Joni mengakui memang ada ledakan, tetapi diduga ledakan itu berasal dari kulkas.

“Kami di rumah ada empat orang, ibu dan tiga adik saya, tetapi saat kejadian semuanya sedang tidak berada di rumah, ibu sedang ada di kantor Polisi, karena akan mengurus adik masuk Polisi,” jelas Joni.

Kepala UPT Damkar Payakumbuh Ah Dion, menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena rumah dalam keadaan kosong. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, karena juga ikut terbakar 2 sepeda motor.

“Kita mengerahkan 5 damkar 2 dari Limapuluh Kota dan 3 dari kita sendiri. Kemudian kita kerahkan 50 personil untuk memadamkan api itu,” jelasnya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*