14 Pasang Cakada Jalur Perseorangan Di Sumbar

 

Padang-today.com – Sebanyak 14 pasang bakal calon kepala daerah (Cakada) di Provinsi Sumbar maju melalui jalur perseorangan ikut di Pilkada 2020.

“Berdasarkan data KPU Sumbar, belasan pasang Cakada ini terhitung hingga awal Februari 2020,”kata Koordinator Divisi Teknis KPU Sumbar, Izwaryani di Padang.

Izwaryani merinci pasangan Cakada cagub Sumbar serta 9 Kabupaten/Kota di Sumbar.

“Kabupaten kota yakni , Kabupaten Padangpariaman, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok,  Solok Selatan, Agam, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Bukittinggi,”pungkas dia.

Pasangan cagub Sumbar yakni Fakhrizal-Genius Umar,Kabupaten Solok, pasangan Hendra Saputra, SH, M. Si & H. Mahyuzil Rahmat, S.Ag, Kabupaten Sijunjung Endre Saifoel dan Drs. Nasrul M, MPd,Kabupaten Padangpariaman H. Ramal Saleh dan Rustam, SE, MM,Kabupaten Agam ada dua pasang yakni, Drs. H. Mishar dan Syamsul Bahri, ST, MM, Suhatril, ST MT dan Muhammad Tonic, Kabupaten Limapuluh Kota dua pasang, Ferizal Ridwan dan Nurkhalis dan pasangan Maskar, M. Dt. Pobo dan Masril, S.Sos., M.Pd,Kabupaten Pasaman, Antoni dan Rahmat Setia, Pasaman Barat dua pasang yakni, H. Agus Susanto, SH, MH dan H. Rommy Candra, dan pasangan Marta Gunawan, sApMM dan Lili Syukri D2, S.P., Kabupaten Solok Selatan, Jon Matias, SH dan Jufrial, SE, Kota Bukittinggi dua pasang yakni  Muhammad Ramlan Nurmantias, SH dan Syahrizal DT. Palang Gagah dan Martias Tanjung,S.Ag dan Taufik Dt. Nan Laweh.

Izwary menyatakan jadwal pendaftaran calon perseorangan 16 hingga 20 Februari 2020,untuk jumlah dukungan bagi bakal calon gubernur dan wakil sebanyak 316.051.
Syarat dukungan untuk calon perseorangan Gubernur dan Wakil Gubernur 316.051 orang. Syarat dukungan ini ditunjukan dengan pernyataan yang ditandatangani dan kartu tanda penduduk. Sebarannya minimal 10 kabupaten/kota di Sumbar.

Sementara untuk wali kota dan wakil, atau bupati dan wakil mulai 19 hingga 23 Februari 2020,”kata dia.

Penghitungan syarat dukungan dilakukan KPU Sumbar 16 hingga 23 Februari. Untuk keperluan penghitungan surat suara ini, KPU Sumbar mengerahkan 100 orang. Setelah itu dilakukan verifikasi administrasi dan faktual.

“Verifikasi faktual dilakukan dengan sensus, yaitu, mendatangi setiap orang yang memberikan dukungan tersebut ke tempat tinggalnya,”ujar Izwaryani.(dpg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*