150 Pasukan TNI AD Bangun Jalan Di Padang Sago

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni Menyerahkan Alat Kerja TMMD pada acara TMMD ke 98 Sumatera Barat

Padang-today.com__Sebanyak 150 personil TNI Angkatan Darat Kodim 0308 Pariaman dikerahkan untuk pembukaan jalan baru sepanjang 1,5 (satu setengah kilo meter) metere untuk memudahkan akses jalan dan transportasi masyarakat setempat. Hal ini disampaikan Letkol Arhanud Hermansyah pada acara TMMD Sumatera Barat ke 98 di Padang Sago, Kabupaten Padangpariaman, Rabu 05-04-2017.

“Dengan adanya kemudahan tersebut dapat meringankan biaya angkut hasil produksi pertanian, sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat,” ungkap Letkol Arhanud Hermansyah.

TNI manunggal Membangun desa (TMMD), jelas Hermansyah, guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerahlain yang terkena dampak akibat bencana.

Di pilihnya Padang Sago, Padangpariaman sebagai daerah kegiatanTMMD ini dianggap sangat tepat. Selain daerah cukup terisolir, daeah tersebut merupakan akses terdekat masyarakat untuk melintasi antara Kota Padang dan Kota Pariaman dengan jalan alternative Tandikek, Malalak, hingga menembus Kota Bukittinggi, jelasnya.

Katanya, Kecamatan Padang Sago sendiri memiliki enam nagari yakni Koto Baru, Koto Dalam. Koto Dalam Barat, Koto dalam Selatan, Batu Kalang dan Batu Kalang Selatan dengan mempunyai lahan pertanian selain kelapa tanaman kakao atau coklat, juga cukup menjadikan kesejahteraan masyarakat meningkat saat ini. Sedangkan untuk jumlah penduduk sendiri lebih kurang sekitar 80 ribu jiwa dengan luas pertanian ratusan hetare sawah. Coklat dan kelapa, jelas Hermansyah.

Ia menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan meliputi kegiatan fisik, merehabilitasi sarana dan prasarana yang rusak, meningkatkan sarana prasarana wilayah yang berada di pedesaan berupa infrastruktur, fasilitas umum dan sosial sedangkan kegiatan non fisik, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan masyarakat, kesadaran bela Negara, penegakan hokum, disiplin nasional dan pengetahuan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan, seperti keluarga berencana, kesehatan, pertanian, peternakan, perikanan, dan lain-lain melalui penyuluhan atau kegiatan lainnya yang sifatnya memberikan pencerahan dan penguatan jatidiri bangsa.

“Saat ini TMMD sedang mengerjakan infrstruktur yaitu pembukaan jalan untuk akses masyarakat setempat agar meningkatnya pertumbuhan ekonomi serta pembangunan kantor pemuda, rumah ibadah dan pelebaran jalan menjadi target dari TMMD ke 98 tahun 2017 tersebut,” terangnya.

Ia melanjutkan, program TMMD ini dilaksanakan melalui proses perencanaan yang mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah sasaran dengan menggunakan bottom up planning system yang dilaksanakan secara komprehenif dan integral, karena melibatkan semua unsur yang terkait mulai dari tingkat Desa dan Kelurahan. Sasaran-sasaran yang dipilih berdasarkan skala prioritas, diteliti dan dipadukan dengan program pemerintah daerah.

“Kegiatan tersebut mengutamakan semangat gotong royong. Selain 150 personil tim gabungan TNI AD dan sekitar 100 orang dari berbagai lapisan masyarakat turut serta dalam mensukseskan TMMD 2017 tersebut,” katanya.

Selain itu, tambah Hermansyah, Prajurit muda yang ditugaskan bergabung dan tinggal dirumah masyarakat selama TMMD tersebut, bertujuan untuk menyatukan diri antara personil TNI AD dengan warga. Sehingga prajurit dapat merasakan secara langsung kehidupan masyarakat setempat, tandasnya. (sg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas