16 Daerah di Sumbar, Padangpanjang Masuk Penilaian Tahap Akhir WTN 2019

Padangpanjang—Berdasarkan Surat Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Nomor : UM. 207/21/10/DRJD/2019 tertanggal 10 April 2019 tentang lomba Wahana Tata Nugraha (WTN) tingkat nasional, Kota Padangpanjang ditetapkan sebagai peserta lomba setelah melalui proses seleksi administrasi dan kunjungan lapangan dari tim Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia.

Bersama 152 dari 514 kabupaten/kota di Indonesia daerah yang lolos penilaian administrasi, hanya hanya 16 daerah di Sumbar yang mengikuti penilaian bidang lalu lintas tersebut. Termasuk Kota Padangpanjang, merupakan salah satu yang lolos untuk mengikuti seleksi tahap akhir berupa pemaparan Dinas Perhubungan dan Polres terkait sinergi dukungan dua instansi tersebut dalam upaya keselamatan transportasi dan lalulintas.

Wali Kota Padangpanjang, Fadly Amran, BBA, Datuak Paduko Malano menyampaikan bahwasanya anggaran Pemerintah kota untuk pembenahan dan pengadaan menyangkut transportasi terdapat sebanyak 3,8 persen dari APBD 2018.

“Kami akan meningkatkan anggaran untuk keselamatan lalulintas agar masyarakat pengguna jalan dan pengguna kendaraan merasa nyaman dan aman,” ujar Fadly di Hotel Alila Pecenongan Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Padangpanjang AKBP Cepi Noval juga menyampaikan bentuk sinergisitas yang dilakukan bersama Pemko daerah berhawa sejuk itu telah menunjukkan trend positif. Dukungan real pemerintah terkait dengan tata kelola lalu lintas, salah satunya berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Penegakkan disiplin dan aturan berlalu lintas dari kepolisian dengan dukungan kuat dari Pemko Padangpanjang, salah satunya tampak berimbas positif dengan menurunnya grafik angka kecelakaan dari tahun 2017 sebanyak 47 kasus menjadi 38 kasus di tahun 2018,” beber Cepi.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Perhubungan, I Putu Venda menyebutkan jajarannya sesuai dengan target pemerintah menjadikan Padangpanjang sebagai kota tertib berlalu lintas, telah melakukan berbagai langkah kongkrit. Diantaranya dikatakan telah melengkapi sarana dan prasarana lalu lintas, berupa rambu-rambu, marka jalan, jalur dan lajur jalan, serta zebra cross untuk keselamatan lalulintas.

“Kita juga telah dan terus melakukan ragam inovasi dan terobosan sebagai program unggulan, yakni di bidang lalulintas, bidang angkutan, bidang sarana,  bidang prasarana serta bidang umum,” ungkap Venda dalam penilaian WTN yang telah dilaksanakan sejak akhir tahun 2018 dengan tiga kategori penilaian itu.

Pada kegiatan itu hadir tim penilai terdiri dari pakar Transportasi Dr. Ir. Haris Muhammadun, ATD, MM, IPM, Akademisi Transportasi Ir. Ellen S.W. Tangkudung, MSc, Kementerian PUPR Agustinus Catur Nugroho ST, MT, Kemendagri Ir. Suryo Putro, MM, Korlantas Mabes Polri AKP. Fitria Wijayanti, SIK dan Kemenhub Ariyandi Arius, S.Sit, MM.

Sementara selain juga dihadiri Walikota Padangpanjang Fadly Amran, BBA, Datuak Paduko Malano, Kapolres Padangpanjang AKBP Cepi Noval, S.Ik, Kepala Dishub I Putu Venda, S. STP, M.Si, juga terlihat Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah III Sumbar Ariyandi Arius, S.Sit, MM, Kaban BPBD Kesbangpol Padangpanjang Drs. Erizal, M.Si, Kabid Kesbang Harry Rizka Perdana, SIP, M.Si, Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Padangpanjang Ifdhal, S. Sit, dan Kasi Pendataan Dishub Padangpanjang Moses Youngh, S.Kom. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas