18.490 Petugas Diturunkan Patroli Pengawasan

Padang-today.com – Sebanyak 18.490 orang diturunkan untuk patroli masa tenang hingga pencoblosan pada 17 April 2019.

“Petugas diturunkan dengan rincian 16.719 pengawas TPS 1.166 panwaslu desa kelurahan nagari 50.7 37 panwaslu Kecamatan 63 orang Bawaslu kabupaten kota, 5 orang Bawaslu Provinsi ditambah jajaran sekretariat dari provinsi, kabupaten kota dan Kecamatan untuk seluruh daerah,”kata Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Eftrimen di Padang.

potensi dugaan kecurangan menjelang pencoblosan, apalagi memasuki masa tenang sangat rawan.

    “Bawaslu melakukan upaya serius guna menghadapi setiap tahapan Pemilu, termasuk menyiapkan pengawasan masa tenang, hari pungut hitung dan rekapitulasi, penanganan pelanggaran dan potensi konflik,”jelas Surya Efritrimen.

Ia menyatakan, potensi kerawanankan kita sesuaikan dengan tahapannya kalau hari ini adalah kampanye terakhir 13 April 2019.

“Adanya potensi kerawanan tahapan kampanye masih terjadi hari ini kemudian besok sampai tanggal 16 kan tahapannya masa tenang potensi kerawanan yang akan terjadi di masa tenang.

    “Hal-hal yang tidak boleh dilakukan di masa tenang termasuk aktivitas kampanye termasuk potensi terjadinya pelanggaran politik uang,”

Makanya terhadap hal itu tambah dia Bawaslu dan jajarannya melakukan langkah antisipasi apa langkahnya kami akan melakukan patroli pengawasan anti politik uang pada 14,15 16 April 2019 di saat masa tenang.

“Untuk kegiatan itu kami telah mulai pada 12 April 2019 kita melakukan apel patroli pengawasan anti politik uang untuk memperlihatkan kepada masyarakat tentang kesiapan Bawaslu dan jajarannya untuk mengawasi tahapan di masa tenang termasuk mencegah potensi-potensi pelanggaran yang mungkin terjadi sesuai yang digambarkan,”pungkas Surya Eftrimen.

Dia menambahkan,pelanggaran aktivitas kampanye yang tidak boleh dilakukan politik uang, termasuk logistik pemilu 2009.

Surat suara, sampai kemarin (12/4) kan juga sama-sama mengetahui bahwasanya di Sumatera Barat itu terhadap surat suara yang rusak dalam proses pengiriman.

Sebelumnya yang diketemukan pada saat proses penyortiran atau pelipatan kan banyak yang rusak dan terhadap yang rusak itu kan harus dilakukan penggantiannya dan belum sepenuhnya surat suara rusak yang di penggantian tersebut yang diterima kembali oleh KPU Kabupaten kota di Sumatera Barat.

“Itu artinya ya kita harus menjadikan hal yang pokok perhatian juga ketersediaan logistik di hari pemungutan suara itukan adalah bagian dari yang tidak terpisahkan dalam proses dilakukannya pemungutan dan penghitungan suara,”tegas dia.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas