2015, 22 Ranperda Usulan Pemko Menanti Kinerja DPRD

SEKWAN PAYAKUMBUH - DRS H ATUR SATRIA-

SEKWAN PAYAKUMBUH – DRS H ATUR SATRIA-

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, dalam rangka penutupan masa sidang dan masa reses ketiga tahun 2014, sekaligus pembukaan masa sidang dan masa reses pertama tahun 2015, Senin (5/1) berjalan lancar.

”Rampungnya kegiatan DPRD selama tahun 2014, maka kegiatan DPRD selanjutnya akan disusun lagi oleh badan musyawarah (Bamus) DPRD. Yang jelas, program legislasi akan membahas sebanyak 22 Ranperda yang telah diajukan pihak eksekutif beberapa bulan lalu,” ujar ketua DPRD Kota Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam.

Di hadapan Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan para muspida serta para SKPD, ketua DPRD menyebutkan, masih ada usulan dari Pemko, terkait ranperda yang diprioritas untuk dibahas pada tahun 2015 ini.

Ranperda yang harus dibahs secepatnya diantanra ranperda tentang hak sewa, ranperda tentang perubahan Perda No. 4 tahun 2013 tentang RPJM kota Payakumbuh tahun 2012-2017. Ranperda tentang Badan Usha Milik Daerah (BUMD).

Kemudian Ranperda tentang penyelenggaraan kerarsipan, ranperda tentang Master Plan E.Goverment dan Raperda tentang perubahan ketiga atas Perda No 4 tahun 2008 tentang organisasi dan tata kerja inspektoriat dan lembaga tekhnids di lingkungan pemerintah kota Payakumbuh. “Usulan Ranperda ini kita akomodir pada Prolegla Kumulatif nantinya,”ujar YB. Dt. Parmato Alam.

Sebelumnya, Sekwan kota Payakumbuh Atur Satria, menyampaikan, selama masa sidang dan masa reses ketiga tahun 2014, pihak DPRD Kota Payakumbuh telah berhasil melahirkan beberapa produk.

Adapun produk yang telah ditelorkan DPRD Kota Payakumbuh yakni peraturan daerah sebanyak 2 buah yang terdiri dari perda tentang perubahan APBD tahun 2014, perda tentang APBD tahun 2015.

Kemudian Peraturan DPRD sebanyak 2 buah diantaranya pertauran dewan tentang tata tertib, perraturan tentang kode etik DPRD. Disamping suksesnya melahirkan perda, juga sukses melahirkan keputusan dewan sebanyak 7 buah.

Tujuh ranperda itu terdiri dari  keputusan dewan tentang pengusulan pengangkatan pimpinan DPRD masa jabatan 2014-2019. Pembentukan alat kelengkapan DPRD, persetujuan penetapan ranperda perubahan,  persetujuan penetapan ranperda, persetujuan penyempurnaan ranperda APBD tahun 2015.

“Setelah itu, DPRD juga berhasil melahirkan 4 buah keputusan yakni keputusan tentang pembentukan fraksi-fraksi, tentang panitia khusus pembahasan peraturan tata tertib dan kode etik, tentang kunjungan kerja komisi-komisi dan keputusan tentang pelaksanaan reses ketiga,“ ujar Sekwan di hari terakhir jabatannya digantikan Drs Erwan di pelantikan pejabat baru di Balaikota sore harinya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*