3 SEKOLAH PAYAKUMBUH TERIMA ADIWIYATA NASIONAL 2014

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Kembali Kota Payakumbuh menerima kado istimewa dari pemerintah pusat, jelang HUT ke-44  Kota Payakumbuh, 17 Desember 2014.  Setelah dua piala Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah Bidang Pekerjaan Umum (PKPD-PU), 5 Desember lalu,  giliran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, yang memberikan kado istimewa buat Payakumbuh.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Payakumbuh, Ir. Syamsurial, M.Si, di Balaikota Payakumbuh, menginformasikan, Minggu (14/12),  Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi bersama Kadisdik H. Hasan Basri Sy, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Syamsurial, M.Si, Kepala SMAN 3 Arniza Maswita, M.Si,  Kepala SDN 02 Nelwati, S. Pd,  dan Kepala SDN 44, akan menghadiri penerimaan Piala Adiwiyata itu di Jakarta, pekan ketiga Desember ini.

Sebelumnya, SMAN 4 Payakumbuh juga telah lebih dahulu memperoleh Piala Adiwiyata Mandiri 2014, yang diterima Kepala SMAN 4 Hj. Irma Takarina, M. Si, dari tangan Menteri Lingkungan Hidup RI, Juli lalu.  Sukses sekolah dalam merebut Adiwiyata Mandiri dan Adwiyata Nasional ini, bukti nyata program sekolah berwawasan lingkungan hidup di kota ini berjalan baik dan akan terus kami tingkatkan,” ucap Kadisdik Payakumbuh Hasan Basri, di tempat terpisah.

Sekolah-sekolah yang sukses merebut Piala Adiwiyata Nasional di Sumatera Barat, sepanjang 2014 ini, menerima reward dari Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dalam acara di gubernuran, Kamis (11/12). Peraih Adiwiyata Mandiri beroleh uang pembinaan Rp10 juta, sedangkan penerima Adiwiyata Nasional mengantongi Rp7,5 juta.

Sebagai satu-satunya sekolah yang menerima Piala Adiwiyata Mandiri di Sumatera Barat, Kepala SMAN 2 Payakumbuh  Irma Takarina, didaulat gubernur untuk mempresentasikan di depan kepala sekolah, jajaran Dikdis dan Lingkungan Hidup Sumbar serta stakoholder lainnya, usaha-usaha yang dilakukan SMAN 2 dalam merebut Adiwiyata Mandiri. “Ini sebuah penghormatan terbesar bagi saya pribadi,” kata Irma saat dihubungi.

Dikatakan, sekolah peraih Adiwiyata Nasional bisa saja merebut Adiwiyata Mandiri. Hanya saja, sekolah bersangkutan harus mampu membina 10 sekolah terdekat dalam program lingkungan hidup. “Kami sudah punya sekolah binaan itu, dan siap berkompetisi dalam program Adiwiyata Nasional,” katanya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*