5 Fraksi Sampaikan Pendapat dan Sarannya Di Rapat Paripurna DPRD

Padang Panjang, Padang-Today.com – DPRD Kota Padang Panjang Rapat Paripurna Dalam Rangka Penyampauan Pemandangan Umum Fraksi -Fraksi DPRD Atas Nota Penjelasan Walikota Padang Panjang Terhadap Ranperda Tentang Perubahan APBD Kota Padang Padang Panjang Tahun Anggaran 2018 di Auditorium Minang Fantasi, Selasa (25/9).5 fraksi DPRD yang terdiri dari Fraksi Golkar, Fraksi PAN, Fraksi Bintang Dmeokrat, Fraksi PPP Nasdem dan Fraksi Gerindra PKS menyampaikan saran dan pendapatnya terhadap Ranperda Tentang Perubahan APBD Kota Padang Padang Panjang Tahun Anggaran 2018.

Marzuki salah satu juru bicara Golkar menyampaikan, tentang persiapan dan pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi yang akan diikuti oleh Kontingen Kota Padang Panjang bahwasanya Fraksi Golkar sangat meminta KONI dan induk organisasi sangat memperhatikan atlit  binaan setiap induk dari cabang olah raga sehingga dapat tergambar seberapa jauh pembinaan yang telah dilakukan oleh setiap induk cabang olah raga tersebut.

“Kami dari Fraksi Golongan Karya tidak menginginkan adanya cabang olah raga yang hanya untuk mengikuti porprov semata tanpa adanya pembinaan yang berkelanjutan .Untuk itu kami juga menanyakan kepada Pemerintah Daerah berapa cabang olah raga yang akan diikuti oleh kontingen Kota Padang Panjang  dan berapa besaran dana yang di butuhkan untuk pelaksanaan Porprov tersebut. Dan dari segi dana Hibah untuk pelaksanaan Porprov kami Fraksi Golkar meminta KONI untuk menyiapkan proposal yang betul-betul mengacu kepada aturan perundang- undangan yang terkait dengan Bantuan Hibah dan Bansos”, ujarnya.

Terkait dengan penyerapan anggaran yang belum optimal dan pola penyerapan anggaran yang menumpuk pada akhir tahun yang menjadikan anggaran tersebut sisa perhitungan lebih (SILPA) Fraksi Golongan Karya memandang Pemerintah Daerah perlu terus berupaya mengembangkan sistem penganggaran terintegrasi, mulai dari proses perencanaan program dan kegiatan sampai dengan proses pencairan anggaran diharapkan dapat lebih disederhanakan dokumen anggaran sebelum tahun anggaran itu dimulai sepanjang tidak bertentangan dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Sedangkan Fraksi PPP Nasdem Weki Hariyanto menyampaikan, Untuk Pendapatan pada APBD Perubahan 2018 direncanakan ada penurunan sebesar Rp.93.941.457.292,- atau sebesar 8,59% yakni dari Rp.627.739.222.000,- menjadi Rp.573.797.764.327,- hal ini adanya penurunan yang sangat signifikan terutama pada kelompok Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu 38,75% dari target Rp.140.045.000.000 menjadi Rp.85.780.230.210.

Untuk Belanja Tidak Langsung pada APBDP Tahun 2018 Kota Padang Panjang direncanakan mengalami kenaikan sebesar Rp.11.467.825.940,- atau 4,21% yaitu dari Rp.272.634.072.013 menjadi Rp.284.101.897.953,-  dari rencana tersebut ada yang perlu penjelasan antara lain pada Belanja Hibah yang pada APBDP 2018 direncanakan ada kenaikan sebesar Rp.3.181.600.000,- dan diperuntukan untuk Hibah KONI, Hibah Mushola,Mesjid, Panti Asuhan agar dapat dijelaskan dengan sisa waktu yang tersedia dan persyaratan Dana Hibah sesuai ketentuan.

“Ini apakah dapat direalisasikan sampai akhir tahun anggaran. Jangan sampai nantinya akan menjadi permasalahan kalau dipaksakan”, katanya.

Disamping itu fraksi PAN  Asyura Detako menyampaikan, dari pendapatan daerah yang mengalami penurunan yang signifikan ,harus menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Daerah.

“Penurunan Pendapatan yang signifikan dinyatakan oleh pemerintah daerah tidak mengakibatkan devisit anggaran, ini tolong dijelaskan penyebabnya”, Ujar Asyura.

Untuk Penganganggaran Pembayaran seluruh hutang daerah, Fraksi PAN ingin Penjelasan dari Pemerintah Daerah kesiapan menyiapkan seluruh persyaratan menurut ketentuan yang berlaku  , agar dikemudian hari tidak ada implikasi hukumnya.

Selain itu anggaran untuk porprov itu dibawah tanggunggung jawab pelaksanaannya KONI, ini perlu dianalisa lagi sesuaikan dengan kebutuhan dengan aspek efektifitas agar nantinya dapat memaksimalkan hasil yang diharapkan.

Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Dr. Novi Hendri, SE, M.Si, Wakil Ketua DPRD Yus Caisar, Wakil Walikota Padang Panjang dr. Mawardi,MKM, Forkopimda, Steckholder Kota Padang Panjang. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas