55 Stan Pameran Dari 11 Pemkab/Kota, Stand Pameran Padangpanjang Jadi Sorotan Pengunjung DiSumatera Barat Expo ke-4

6

Padangpanjang,PADANGTODAY.com-Kota Padang Panjang ambil bagian pada penyelengaraan pameran potensi pariwisata dan ekonomi kreatif itu diikuti seluruh kabupaten/kota di Sumbar pada ajang Sumatera Barat Expo ke-4 tahun 2014 yang dibuka secra resmi oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama Wakil Gubernur Bali Made Mangku Pastika Ketut Sudikerta, di Kabupaten Badung Legian Provinsi Bali, Kamis kemarin.

Tim Kota Padang Panjang langsung dipimpin Walikota H.Hendri Arnis, BSBA dan Ketua Dekrnasda Hj. Maria Veronikas Hendri Arnis serta diikuti sejumlah kepala Koperindagkoptam Drs. Reflis, MM, Kadis Pariwisata Drs. Erizal, Kepala Sekteratris Bappeda Martoni, MM,Kantor UPPT Dra. Nelfiati, Kakan Pemberdayaan Perempuan Ir. Rusli dan Kabag Humas M.A.Dalmenda, M.Si serta staf terkait.

Sumatera Barat Expo ke -4 Tahun 2014 kali ini diikuti oleh 11 Pemkab/kota, dengan 55 stand pameran, juga mengelar berbagai kegiatan, penampiran seni tari, lagu minang, pemeran produksi keraijian masyarakat Sumatera Barat, juga mengelar penampilan masakan ( wisata kuliner) dan lain-lain kegiatan yang mempromosikan parawisata di Sumatera Barat. Sumatera Barat Expo ke-4 Tahun 2014 ini berlangsung selama 13-16 November 2014 berlangsung semarak.

Stan pameran Kota Padang Panjang cukup banyak disinggahi dan terlihat bergedincit pincit oleh pengunjung witatawan lokal dan bahkan wisatawan mancanegara, pada umumnya mereka lebih tertarik melihat dan membeli kerajian jahitan bordir serta kerajinan kulit seperti sepatu, topi, sendal dan aksesoris lainnya. Tak kalah pentingnya institusi pendidikan Dinniyah Putri kehabisan brosur yang diminta oleh wisatawan lokal dan wisman dari negeri tetangga seperi Malaysia. Ketua Dekranasda Sumbar Hj. Nevi Irwan Prayitno notabene istri Gubernur Sumbar sempat berbelanja stelan kebaya bordiran produksi Neli Bordir di stand Kota Padang Panjang.

Pada Jum’at (14/11) digelar Invitation Tourism Investment Forum yang dibuka oleh Gubernur Sumbar didampingi Ketua Umum Kadin Bali, Gde Sumarjaya Linggih, SE, diikuti 5 daerah, diantaranya Walikota Padang Panjang, Kota Padang,Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten 50 Kota, dan Kabupaten Mentawai. Kegiatan ekspos potensi invenstasi ini dihadiri sejumlah pengusaha lokal dan mancanegara, ekspos bertempat di Altitude Ballroom, Lt 4 Bali Mandira Hotel.

Walikota Hendri Arnis lebih menekaknkan pada penawaran investasi di bidang kepariwisataan seperti pengembangan objek wisata Air Terjun Tujuh Tingkat dengan nilai investasi Rp 7.6 milyar dengan masa payback periode 9 tahun serta proyeksi laba pertahun mencapai kisaran Rp 2,1 milyar. Sedangkan untuk cable card dibutuhkan investasi 47,5 milyar dengan payback selama 6 tahun dengan proyeksi laba pertahun Rp 7,8 milyar.

Namun ditegaskan Wako Hendri Arnis, pengembangan wisata di Padang Panjang bertajuk Kota Serambi Mekah tidak mengabaikan konten lokal dan mengakar budaya setempat, artinya tidak akan menerimaatau menolak investasi yang berseberangan dengan konsep Islami di Kota Padang Panjang. Usai presentasi, kelima kepala daerah tersebut diundang khusus oleh Pemerintah Kabupaten Badung, Propinsi Bali melalui Wakil Bupati Badung sekaitan potensi yang dimiliki masing daerah.

Selanjutnya Jum’at siangnya digelar peretemuan Dekranaska Propinsi Bali dengan Dekranasda Sumbar guna membangun hubungan kemitran sekaitan dengan potensi daerah masing-masing terutama menngenai hasil produksi kerajinan. Dekranasda Sumbar dipimpin oleh Ny. Hj. Nevi Irwan Prayitno dan menghadirkan para pengrajin kedua daerah.(nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas