ESA AJAK MAHASISWA MELEK POLITIK

Padang, PADANG-TODAY.com-Anggota DPRD Kota Padang, Haji Maidestal Hari Mahesa mengajak generasi muda harus melek politik meski tak berkecimpung dalam hal berbau politik. Namun, setidaknya mengetahui sedikit atau sekilas tentang politik.

“Sudah saatnya generasi muda melek politik dan tidak golput dalam setiap pelaksanaan pesta demokrasi di negeri ini,”kata esa kepada sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Politik (STIPOL) Imam Bonjol Padang.

Ia menjelaskan,kalau generasi mudanya awam dalam politik, mau dikemanakan bangsa in

“Sebab,generasi muda adalah pemilih terbesar yang menentukan nasib bangsa ini ke depannya,”ungkapnya.

Generasi muda harus punya sikap untuk menentukan pilihan serta mau untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) jangan hilangkan hak politik yakni tidak untuk menggunakan hak suara karena sudah ada dalam peraturan.

Tingkat golput di setiap pelaksanaan pemilu di Indonesia, baik itu pemilu legislatif, pilpres, dan pilkada selalu tinggi. Dan rata-rata yang golput adalah generasi muda.

“Menggunakan Hak Pilih dengan penuh tanggung jawab itulah hak istimewa yang melekat dimasing-masing warga negara indonesia,itupun merupakan kemerdekaan hakiki saat ini yang dimiliki setiap warga negara Indonesia,”ungkap Esa.

Ia menambahkan,politik tidak boleh dipisahkan dari pemuda, karena itulah kepentingan yang paling penting dalam urusan apapun. Pemuda menjadi sumber suara untuk semua kebijakan pemerintah, mendukung atau menolak.

“Jadi kita harus mengingatkan dan berani menyampaikan ketika ada sesuatu yang keluar dari aturan. “Kita tak boleh buta politik, sehingga kita bisa berkiprah dalam panggung politik. Meski tak aktif namun tahu tentang politik,”imbuhnya.

Ia menyatakan,dalam waktu dekat,  akan dilaksanakan Pilkada Kota Padang. Tepatnya pada tanggal 27 Juni 2018.

Generasi muda harus menjadi penentu kepemimpinan di kota ini.

“Kota ini harus kita serahkan kepada ahlinya. Jangan sampai masyarakat memilih kucing dalam karung, yaitu seseorang yang kerjanya hanya pencitraan yang disokong para pembuat opini yang kuat, sehingga masyarakat terkelabui dan menganggapnya pemimpin hebat,”katanya.

Ia menjelaskan,generasi muda harus berperan memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat tentang sosok pemimpin yang akan mereka pilih di Pilkada Kota Padang nantinya.

“Pemahaman yang benar itu akan lahir, jika rekam jejak masing-masing calon pemimpin kota ini dijelaskan kepada masyarakat pemilih,”katanya.

Tanpa pemuda campur tangan dalam urusan ini, tambah Esa maka hancurlah pemerintahan suatu bangsa. Tanpa adanya dukungan dan penolakan, jika kebijakan baik akan terus menjadi baik, tapi jika kebijakan buruk akan semakin menyengsarakan rakyat.

Sementara itu Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIPOL Imam Bonjol Yumardi Usman mengatakan, ajakan Esa tersebut merupakan sebuah tantangan bagi mahasiswa STIPOL Imam Bonjol Padang. Sebagai mahasiswa yang mendalami ilmu sosial dan politik, maka sudah seharusnya melek politik.

“Jangan sampai kita tak melek politik. Malu kita sebagai mahasiswa,” ulasnya.

Gernerasi muda khususnya mahasiswa STIPOL Imam Bonjol Padang siap untuk menyukseskan Pilkada serta akan menggunakan hak politik.

“Tentunya kami tidak akan golput,kami akan mengawal Pilkada agar berjalan aman dan damai,”ujar Yurmadi Usman.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*