65 TPS di Sumbar Potensi PSU, Padang Terbanyak

 

      Padang-today.com – Dua hari pasca pencoblosan dan penghitungan Bawaslu Sumbar mencatat sebanyak 65 Tempat Pemungutan Suara (TPS) berpotensi dilakukan Pemungutan Suara Ulang Pemilu 2019.

   “Berdasarkan data pengawasan dan pemantauan dilapangan, tercatat 65 TPS berpotensi untuk dilakukan PSU,”kata Kordiv Pengawasan dan Penindakan, Vifner saat di hubungi.

    Ia menjelaskan, puluhan TPS potensi PSU tersebar diberbagai daerah kabupaten/kota di Sumbar diantaranya Bukittinggi 2 TPS sebanyak 2 TPS, Solok Selatan, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Agam, Kabupaten Kepulauan Mentawai, serta Kota Padang, Kabupaten Sijunjung.

“Terbanyak berada di Kota Padang yakni sebanyak 29 TPS.Ini masih diinvetarisasi Bawaslu, kemungkin data tersebut bertambah. Kita masih melakukan penelusuran di kabupaten/kota di Sumbar,”pungkas dia.

    PSU terjadi di Sumbar karena tidak ada form A-5, pemilih tidak domisili di daerah bersangkutan. “Ada pemilih lebih dua kali, petugas KPPS terlebih memberikan surat suara pada pemilh di TPS,”imbuh Vifner.

    Sementara itu Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sangketa Juni Wandri menyatakan, Bawaslu tetap mengawasi dan pemantauan rekapitulasi ditingkat kecamatan.

    “Rekapitulasi dimulai 19 April 2019 dilakukan KPU, pihaknya tetap mengawasi setiap penghitungan suara Pemilu,”kata dia.

   Juni Wandri menyebutkan, hasil pengawasan dan pemantauan dilapangan ada dua tps bakal dilakukan PSU di Kabupaten Sijunjug.

    “TPS bakal dilakukan PSU yakni TPS 14 Nagari Padang Sibusuak, dan TPS 10 Nagari Lubuak Tarok Kabupaten Sijunjung,”pungkas Juni Wandri.

    Dua TPS bakal dilakukan PSU dari laporan Pengawas TPS melakukan pengawasan waktu pencoblosan di Kabupaten Sijunjung.

    PSU di TPS 14 bakal dilakukan karena ada 12 orang pemilih tidak terdaftar di DPT, DPTb dan tidak memiliki form A-5, namun memilih menggunakan KTP tidak di daerah domisili.

    “Sedangkan TPS 10 dilakukan PSU karena ada satu orang pemilih bukan daerah domisili, tidak masuk dalal DPT, DPTb dan tidak ada form A -5,namun proses pencoblosan tetap dilanjutkan”jelas Juni Wandri.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas