7 Smelter Pengolahan dan Pemurnian Mineral Bakal Beroperasi Tahun Ini

Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo.

Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo.

Advertisements

PADANGTODAY.COM-Pemerintah menyebut tujuh smelter atau pabrik pengolahan dan pemurnian mineral bakal beroperasi tahun ini.

“Satu smelter aluminium, enam buat nikel,” ujar Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo saat ditemui di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (18/3).

Dengan begitu, menurutnya, Indonesia bisa segera memiliki produk tambang bernilai tambah.

“Biji nikel kalau jual mentah, 50 juta ton itu USD 2 miliar. Namun jika diolah terlebih dahulu, 4 juta ton menghasilkan USD 1 miliar,” tuturnya.

Adapun tujuh smelter itu antara lain PT Sambas Mineral Mining akan memproduksi ferronikel sebesar 1.000 ton per bulan atau 12 ribu ton per tahun dengan investasi mencapai USD 10 juta. PT Macika Mineral Industri memproduksi 53.680 ton ferronikel per tahun dengan investasi USD 61 juta.

PT Karya Tama Konawe Utara memproduksi 50 ribu ton nikel pig iron dengan investasi sebesar USD 45 juta. PT Bintang Delapan memproduksi ferronikel dengan investasi USD 636 juta.

PT Fajar Bakti Lintas Nusantara dengan investasi USD 18 juta serta PT Gebe Central Nikel memproduksi pure nikel 6 ribu ton per tahun dengan investasi USD 150 juta.

Dan, perluasan pabrik ferronikel Antam akan memproduksi 9 ribu ton nikel dalam feronikel (Tni). Dengan demikian, Antam dapat memproduksi 28 ribu Tni per tahun.

(yud/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*