70 Tahun Hubungan AS-RI, Dubes Donovan Kunjungi Diniyyah Puteri

Padangpanjang—Duta Besar Amerika Serikat Joseph Donovan melakukan lawatan ke Padangpanjang khususnya Perguruan Diniyyah Puteri Padangpanjang, Kamis (16/5). Kunjungan ke sekolah bersejarah itu merupakan bagian dari agenda peringatan 70 Tahun hubungan Indonesia dan Amerika Serikat.

Joseph Donovan dan rombongan sore hari itu disambut langsung oleh Walikota Padangpanjang  H.Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano bersama Kepala Sekolah dan Majelis guru dan para pelajar Diniyyah Puteri. Joseph Denovan sekaligus dijamu berbuka puasa bersama.

Tampak hadir, Kapolres Padangpanjang AKBP.  Cepi Noval, SIK, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Dr. Desmon.

Walikota Padangpanjang Fadly Amran menyampaikan harapannya agar hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat dapat terus terjalin dengan baik. Khusus untuk Kota Padangpanjang, Wako Fadly berharap Pemko Padangpanjang dapat menjalin kerjasama di bidang Pendidikan.

“Saya  berharap Kota Padangpanjang sebagai Kota Pendidikan dapat menjalin hubungan dengan Pemerintah Amerika Serikat terkait pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan,” katanya.

Wako Fadly juga menuturkan tentang eksistensi Kota Padangpanjang yang juga dijuluki sebagai Kota Literasi. Sejumlah nama penulis besar seperti Buya Hamka pernah menempuh pendidikan di Kota Serambi Mekah itu.

Kota Padangpanjang, Kata Wako Fadly juga mempunyai misi menjadikan Kota Padangpanjang sebagai Kota Sastra UNESCO.

Sementara, Dubes Amerika Serikat Joseph Donovan mengatakan, sangat terkesan dengan sambutan yang penuh keramahtamahan di Perguruan Diniyyah Puteri. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota Padangpanjang Fadly Amran yang telah  menyambut kedatangannya bersama rombongan.

Lebih lanjut, sore itu saat jelang berbuka, Dubes AS Joseph Donovan melakukan interaktif dengan Pelajar Diniyyah Puteri. dia memberikan hadiah atas setiap jawaban yang ditanyakan kepada pelajar di situ.

Dalam suasana santai,  Joseph Donovan menyampaikan tentang Program Pertukaran Pelajar, dimana, setiap tahunnya, Pemerintah AS menerima 100 orang pelajar asal Indonesia belajar ke Amerika Serikat lewat program ‘Yess’ Pelajar Diniyyah Puteri, katanya bisa mengambil kesempatan itu lewat tahapan seleksi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas