74Nagari di Padangpariaman Akan melakukan penggantian Walinagari tahun 2018

Jumpa Perss dengan beberapa OPD Pemkab Padangpariaman

Padangpariaman, Padang-today.com__Sebanyak 74 nagari di Kabupaten Padangpariaman harus melakukan penggantian walinagari di tahun 2018 ini. Karena masa tugas dari walinagari tersebut berakhir tahun 2018, baik yang definitif maupun yang pejabat sementara. Baik nagari yang sudah ada sebelumnya, maupun nagari yang baru dimekarkan tahun lalu.

Dalam siaran Press Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Padangpariaman Erman mengatakan, pada Juli 2017 lalu sudah direkomendasikan registrasi nagari di Padangpariaman sebanyak 43 nagari baru. Sehingga total nagari di Padangpariaman sebanyak 103 nagari. Dari 74 nagari yang akan mengadakan pemilihan walinagari (pilwana), sudah terdaftar sebanyak 325 bakal calon (balon). Ada di satu nagari balonnya berjumlah 9 orang. Padahal, maksimal calon hanya 5 orang.

Dikatakan, bagi nagari yang mengusulkan lebih dari 5 balon, nanti dilakukan seleksi ulang. Bahkan jika dipandang perlu, melibatkan pihak perguruan tinggi yang lebih netral dalam menetapkan balon tersebut. Tidak benar kami dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) akan mencoret begitu saja balon sehingga menjadi lima orang.

Pihak kami hanya memberikan pertimbangan, jelas Erman, selanjutnya dipersilakan Panitia Pilwana yang menseleksi kembali sehingga jumlahnya maksimal 5. Dengan melibatkan pihak perguruan tinggi, diharapkan Panitia Pilwana bisa terbantu dalam melakukan pengurangan balon menjadi 5 orang.

Ia mengatakan, sudah banyak yang menghubunginya agar namanya tidak dicoret sebagai balon. Sehingga namanya bisa lolos dalam pencalonan Pilwana. Padahal, kami tidak punya kewenangan mencoret seseorang balon. Ada pihak yang menyebutkan, seolah-olah kami nanti akan mencoret balon yang melebihi dari 5 orang.

Selain itu, Erman menjelaskan, untuk memaju pertumbuhan ekonomi di nagari, DPMD Padangpariaman mendorong nagari untuk secepatnya mendirikan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag). DPMD akan mengeluarkan kebijakan, bahwa masing-masing nagari wajib memiliki BUMNag. Minimal BUMNag tersebut memiliki 1 unit usaha.

“Dengan program tersebut, kita upayakan Padangpariaman sebagai kabupaten BUMnag. BUMNag ini yang diharapkan mampu mengangkat potensi nagari,” kata dia.

Dikatakan, Banyak potensi nagari yang belum mampu diangkat kepermukaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi masing-masing nagari memiliki potensi yang berbeda, tentu memberikan peluang ekonomi yang cukup kompetitif. Jika BUMNag berkembang, maka tingkat kesejahteraan masyarakat dan perangkat nagari bisa dilakukan. Misalnya, tunjangan perangkat desa dan Bamus bisa ditingkatkan nilainya.(suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas