Dengan Bersilaturahmi Kita Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Padang-today.com__Kata silaturahmi dalam masyarakat merupakan sebuah kata yang sudah tidak asing lagi, bahkan kegiatan silaturahmi dalam masyarakat sudah membudaya dan merupakan sebuah keharusan, terutama bagi masyarakat Sumatera Barat yang beragama Islam.

Silaturahmi sendiri dalam ajaran Islam merupakan salah satu cara dalam menjalin dan mewujudkan ukhuwah islamiyah. Dalam mewujudkan ukhuwah islamiyah di masyarakat dapat dilakukan dengan cara menerapkan konsep silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.

Mengaplikasikan konsep silaturahmi dalam masayarakat merupakan salah satu perwujudan dalam menjaga Ukhuwah Islamiyah sehingga persaudaraan dalam masyarakat dapat terjalin dengan baik. Hal ini lah yang dilkaukan Ikatan Keluarga Putra Putri Piliang (IKP3) dalam mengaplikasikan kalimat ‘Silaturahmi’

“ Setiap bulannya IKP3 selalu mengagendakan pertemuan rutin balanan dalam bentuk arisan dan acara sosial lainya guna mempererat silaturahmi untuk mewujudkan Ukhuwah Islamiyah di dalam wadah kelompok IKP3 Minangkabau Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman,” kata Ketua IKP3 Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, Rasyid Piliang, SE, MM dalam sambutannya di Pondok Peantren Miftahul Huda, Pimpinan Buya H. Syofyan M Bandaro Nagari Tandikek Keamatan Patamuan, Padang Pariaman, Minggu (7/7/2019)

Anggota IKP3 Minangkabau Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, makin bertambah setiap bulannya. Hal itu terbukti dapat dilihat dari pertemuan rutin bulanan, sejak dimulainya arisan dan acara sosial lainya.

Sejak 4 bulan belakangan, kata dia, kegiatan IKP3 Padang Pariaman dan Kota Pariaman, mengadakan arisan keluarga, silaturahmi dan tausiah. Acara pertemuan pasca pembentukan kegiatan telah dimulai sejak 2 tahun belakangan.

“Kini ditingkatkan dengan kegiatan arisan, kunjungan ke rumah anggota yang mengadakan acara kenduri dan anggota yang sakit dan meninggal dunia. Tujuannya, dalam rangka meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan,” ujar Rasyid

Menurut Rasyid, kedepan akan dibuatkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi, guna untuk dasar kegiatan yang akan dilaksanakan. Kini anggota yang sudah terdaftar, hampir dua ratus orang dan yang sudah ikut arisan 100 orang lebih dengan arisan Rp. 50.000, ditambah dengan iyuran konsumsi Rp. 10.000 dan sosial Rp. 10.000.

Menjadi anggota arisan tidaklah mutlak, kecuali bagi yang berminat dan mempunyai kemampuan. Kalau tidak cukup menjadi anggota dan hadir setiap pertemuan dengan membayar iyuran konsumsi dan dan sosial masing-masing Rp. 20.000.

Sementara Ramli Piliang Desa  Pauh  Pariaman Tengah Kota Pariaman, mengatakan, banyak hal yang bisa diambil dari mengikuti organisasi dan perkumpulan semacam ini, disamping menambah silaturahmi dan menjalin ukhwah islamiyah sesama dunsanak.

“Pipatah orang gaek  dulunya. Duduk surang basampik-sampik. Duduak basamo balapang-lapang. Kalau dibawakan dengan ajaran agama Islam “Bercerai berai azab dan berkumpul-kumpul dalah rahmat,” ujar Ramli.

Bulan depan Agustus pertemuan dilaksanakan di rumah anggota (dunsanak) Nagari Batang Gasan Kecamatan Batang Gasang, Balai Gasan lama, samping jembatan jalan raya Padang Pariaman-Lubuk Basung. (Herry Suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas