Balimau adalah salah satu tradisi turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat menjelang puasa. Objek wisata tempat pemandian menjadi salah satu tempat paling ramai dikunjungi.
Seperti yang terlihat di Waterpark Pagaruyung, Batusangkar, Jum'at (21/8). Apa sesungguhnya makna balimau itu bagi warga?
Berikut beberapa tanggapan mereka yang berkunjung ke lokasi tersebut kepada media ini;
Ani, pelajar salah satu SMA di kota Batusangkar mengatakan bahwa dirinya mengikuti tradisi balimau hanya untuk bersenang- senang dengan rekan-rekan sebayanya.
"Ini hanya untuk senang- senang saja kak, kapan lagi kalau tidak sekarang. Lagian perginya kan tidak sama pacar tapi sama kawan- kawan. Kami tahu juga lah kak, mana batas yang boleh dan mana yang tidak boleh dilangar," ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa tradisi balimau yang telah hidup dalam masyarakat jangan dipandang sebagai satu hal yang negatif. Menurutnya balimau hanyalah sebuah kegiatan yang mempererat tali silaturahmi, walaupun dia tidak menampik masih banyak juga generasi muda yang memanfaatkan momentum balimau untuk mencari kesempatan.
"Itu sebetulnya tergantung bagaimana kitanya menyikapinya. Saya yakin kalau kita tak berniat seperti itu semuanya akan baik- baik saja, " katanya.
Rita, rekannya yang lain juga mengungkapkan bahwa dirinya juga memandang kegiatan balimau sebagai hal yang positif, meskipun ia juga tidak menampik kegiatan balimau kerap diwarnai dengan tindakan yang tidak baik oleh generasi muda.
"Itu kembali pada yang punya diri menurut saya. Kalau sama kawan-kawan rasanya tidak masalah pergi balimau, kalau sama pacar itu baru masalah namanya. Kami cukup tahu dirilah kak, " terangnya.
Upiak, warga lainnya mengatakan kegiatan balimau lebih banyak dampak negatifnya dibanding positifnya.
"Kalau mau jujur memang banyak dampak negatifnya daripada dampak positif. Lihat saja dua anak muda itu, belum menikah sudah seperti itu gayanya.
Didepan umum saja masih seperti itu apalagi kalau sedang berdua-dua. Kalau sudah begitu setan bisa mudah masuk dan mereka akan rugi sendiri, "katanya.
Imsak |
Subuh |
Zuhur |
Ashar |
Magrib |
Isya` |
4:52 | 5:02 | 12:20 | 15:38 | 18:21 | 19:30 |
JAWA-BALI-NUSATENGGARA : Jawa Pos - Rakyat Merdeka Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Jogja - Radar Tegal Lombok Post - Timor Ekspress - Radar Surabaya - Indo Pos Radar Tasikmalaya - Radar Banten |
|
||
SUMATERA : Batam Pos - Sumatera Ekspres - Palembang Pos Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh Radar Tuba - Radar Palembang - Rakyat Lampung Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu Jambi Independent - Riau Pos - Pekanbaru Pos - Dumai Pos Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos |
|||
MAJALAH : Tabloid Nurani - Oto Trend - Tabloid Nyata |
|||