Abdul Hakim Persembahkan Perunggu untuk Indonesia di Olimpiade

Abdul Hakim Yosfi, peraih perunggu IMSO 2016 bersama kedua orang tuanya, di Tangerang, Banten. Hakim persembahkan medali buat Indonesia.

Abdul Hakim Yosfi, peraih perunggu IMSO 2016 bersama kedua orang tuanya, di Tangerang, Banten. Hakim persembahkan medali buat Indonesia.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Abdul Hakim Yafi, murid  kelas 6 SD Islam Raudhatul Jannah  (SDI-RJ) Payakumbuh, merupakan pelajar kedua SDI-RJ yang sukses merebut perunggu dalam ajang International Mathematics Olimpiad (IMSO) For Primary School 2016, di Tengerang, Banten, yang berakhir Minggu (13/11). Sebelumnya, tiga tahun lalu, Aiken Jetro, juga meraih perunggu dalam iven yang sama, di Manila, Philipina.

Medali perunggu yang direbut Hakim, panggilan akrab murid SDI-RJ itu, cukup melegakan tim Indonesia. Karena, anak kesayangan pasangan suami isteri Yopi Chandra dan Efrisa Helda itu, ikut memberikan kontribusi medali untuk kelompok SD. Medali emas di kelompok SD juga diraih peserta Indonesia lainnya. Namun, nama pemenangnya belum diperoleh informasi. “Saya sangat bangga dan puas sekali dengan catatan prestasi Hakim untuk bangsa dan negara ini,” sebut Kepala SDI-RJ lewat telepon genggamnya dari Jakarta, Minggu (13/11).

Dalam lomba matematika itu, Hakim bersaing dengan 372 peserta dari 22 negara Asia, Eropa, Afrika, Australia dan Amerika. Hakim, sendiri, jelas Kepala SDI-RJ Syamsuardi, satu-satunya peserta yang berasal dari Sumatera Barat. Warga kota Payakumbuh dan Sumatera Barat, pantas berterimakasih dan bangga dengan sukses Hakim ini, ungkap Syamsuardi.

Plt. Walikota Payakumbuh H. Priadi Syukur yang dihubungi, mengaku bangga dengan prestasi yang dipersembahkan murid SDI-RJ itu. “Saya akan laporkan prestasi Hakim yang  telah mengharumkan nama baik Sumatera Barat dan Payakumbuh ini kepada Gubernur Irwan Prayitno. Siapa tahu ada reward dari Pemprov Sumatera Barat,” sebutnya.

Di bagian lain, Priadi mengajak seluruh pelajar SD, SMP dan SMA/SMK/Madrasah Payakumbuh lainnya, untuk  memotivasi diri meningkatkan prestasi pada semua mata pelajaran. Sukses yang diraih Hakim, harus  membangkitkan gairah seluruh pelajar untuk memacu diri dalam belajar. Mudah-mudahan di tahun berikutnya, lahir lagi Aiken atau Hakim yang lebih berprestasi di Payakumbuh, dan mampu berprestasi di ajang IMSO dimaksud, simpul Priadi.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*