Adriansyah Merampungkan Pemeriksaannya KPK

KPK

KPK

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Politikus partai PDIP, Adriansyah merampungkan pemeriksaannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka kasus dugaan suap izin usaha pertambangan (IUP) PT Mitra Maju Sukses (MMS) di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Saat keluar dari gedung KPK, Adriansyah yang mengenakan rompi jingga tersebut langsung dicecar banyak pertanyaan oleh awak media. Namun, anggota Komisi IV DPR itu lebih banyak mengumbar senyum.

Ketika ditanya terkait kebenaran dugaan uang suap diterimanya lebih dari satu kali. Adriansyah tak menepis hal tersebut, dia mengakui suap yang diberikan Direktur PT MMS tersebut bukan yang pertama.

“Iya (menerima lebih dari satu kali),” singkat Adriansyah sembari senyum dan bergegas masuk ke mobil tahanan yang terparkir di pelataran Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/4).

Diketahui, tiga orang telah ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT), Kamis 9 April 2015. Ketiga orang tersebut adalah anggota Komisi IV DPR Fraksi PDIP Andriansyah, anggota Polsek Menteng Briptu Agung Krisdiyanto, serta seorang pengusaha bernama Andrew Hidayat.

Politikus PDIP Andriansyah dan Briptu Agung Krisdiyanto diciduk di sebuah hotel mewah di kawasan Sanur, Bali sekitar pukul 18.45 WITA. Dua orang tersebut ditangkap saat bertransaksi dalam mata uang dolar Singapura dan rupiah.

Diduga kuat, uang itu digunakan untuk memuluskan Izin Usaha Pertambangan (IUP). Sementara Andrew Hidayat diamankan di sebuah hotel di kawasan Senayan, Jakarta sekitar pukul 18.49 WIB.

Dalam kasus ini, Andriansyah diduga melanggar pasal 12 huruf b atau pasal 5 ayat 2 juncto pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal? 64 ayat 1 KUHP. Sedangkan AH diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

(siw/uil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*