Agresif Tangani Narkoba, Pemko dan Pemkab Apresiasi Polres

Apresiasi Pemkab dan Pemko.

Apresiasi Pemkab dan Pemko.

Advertisements

PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.com-Tidak hanya memberikan apresiasi, tapi Pemko Payakumbuh dan Pemkab Limapuluh Kota, memberikan Piagam Penghargaan kepada Polres Payakumbuh dan masyarakat yang dinilai agresif dan peduli dalam memberantas narkoba di Luak Limopuluah. Sepanjang 2014, Polresta Payakumbuh sukses menggagalkan 100 Kg lebih ganja kering dan puluhan gram sabu-sabu di kedua daerah Payakumbuh dan Limapuluah Kota.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi bersama Wakil Bupati Limapuluh Kota H Asyirwan Yunus, menyerahkan penghargaan tersebut dalam acara di halaman Mapolsek Payakumbuh di Koto Baru, Kecamatan Payakumbuh, Selasa (21/10).

Dihadiri, Kapolsek Payakumbuh Kompol Herry S dan Kapolsek Guguk Kaspi Darmis, Kasat Narkoba Polres Limapuluh Kota AKP Aprinal Lubis, Asisten I Setdako Yoherman, Asisten II Amriul dan Kepala Kesbang Elfriza Zaharman, Kasatpol PP Fauzi Firdaus, jajaran Koramil serta sejumlah Wali Jorong di Kecamatan Guguk dan Payakumbuh.

Penghargaan itu diterimakan kedua kepala daerah kepada Kapolresta AKBP Yuliani dan Kasat Narkoba AKP Russyirwan. Selain itu walikota dan wabup juga menyerahkan penghargaan dan uang tali asih kepada S. Dt. Batang, penduduk Sungai Talang, Balubuih, Guguk, warga yang peduli dengan pemberantasan narkoba.

Dt. Balang (45), buruh panjat kelapa dengan beruk, Kamis (16/10) lalu, menjadi pahlawan bagi Polresta Payakumbuh, karena menemukan 16 kg ganja di kawasan Sungai Talang, Balubuih. Sekitar pukul 15.00 WIB, Kamis itu, beruk milik Dt. Balang tak mau memanjat pohon kelapa.

”Beruk saya tampak rewel sambil memandang ilalang yang menumpuk. Penasaran, Saya menuju ilalang yang kelihatan direbahkan itu. Dan ternyata, ada tumpukan barang dalam bungkusan yang dililit lakban dalam jumlah banyak,” ungkap Dt. Balang ditanyai wartawan seusai menerima penghargaan.

Benda yang dilihat Dt. Balang itu ternyata bungkusan ganja, dengan total berat 16 kg. Setelah berkoordinasi dengan wali jorong setempat dan Kapolsek Payakumbuh Henry, Kapolsek Guguak Kespi dan Kasat Narkoba Russyirwan, akhirnya ganja tersebut dibawa ke Mapolres Payakumbuh.

Ganja 16 kg yang ditemukan Dt Batang itu, dilaporkan Kapolres AKBP Yuliani melalui Kasat Narkoba Russyirwan. Pengembangan kasus penangkapan 5 kg ganja dari tangan tersangka Antoni (almarhum), panggilan Bel (33), di Jorong Koto Baru, Kecamatan Payakumbuh, tiga hari sebelum ditemukan Dt Batang.

Sepekan sebelumnya, jajaran Intel dan Satuan Narkoba Polresta Payakumbuh, sudah mendapat informasi akan masuk 50 kg ganja kering dibawa seseorang tak dikenal ke Payakumbuh dan Limapuluh Kota.

Informasi itu ditelusuri pihak kepolisian. Beberapa hari kemudian, Satuan Narkoba Polresta berhasil menangkap Antoni, warga Sungai Talang, di Jorong Koto Baru. Setelah dikembangkan, ternyata ganja 16 kg itu bagian dari ganja 50 kg yang diisukan sebelumnya.

”Kita akan terus melacak, kebenaran informasi sisa ganja yang belum ditemukan. Jika memang 50 kg, berarti masih ada 29 kg ganja lagi yang belum ditemukan. Kita akan terus bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota, dalam memberantas barang haram ini,” sebut Kapolres AKBP Yuliani.

APRESIASI

Walikota Riza Falepi dan Wabup H Asyirwan Yunus, dalam sambutannya, mengatakan, Payakumbuh dan Limapuluh Kota yang merupakan gerbang timur Sumatera Barat dari Riau, tidak lagi menjadi daerah perlintasan. Tapi, merupakan sasaran peredaran narkoba. Persoalan ini, akan menjadi tantangan pemko dan pemkab serta aparat penegak hukum, dalam menekan dan memberantas jaringan narkoba ke depan.

Sinergisitas Pemko, Pemkab dan jajaran kepolisian serta elemen masyarakat, dikatakan Walikota dan Wabup, sangat menentukan dalam upaya menyelamatkan anak negeri ini dari bahaya penyalahgunaan pemakaian narkoba.

Puluhan kilogram ganja, puluhan gram sabu-sabu dan jenis narkoba lainnya yang sukses digagalkan pihak kepolisian, jangan membuat kita lengah. Sebaliknya, menjadi perhatian serius seluruh masyarakat dan aparat penegak hukum, untuk lebih peka dan bekerjasa bersama-sama dalam pemberantasan narkoba.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*