Agus Ambo Djiwa Dibuat Kelimpungan Mencari Dana Untuk Membayar Nyanyian Bang Haji

Haji Rhoma Irama

Haji Rhoma Irama

PADANGTODAY.COM – Peringatan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat yang ke-12 berlangsung meriah. Sebab, acara yang digelar akhir pekan kemarin mendatangkan si raja dangdut Rhoma Irama bersama Soneta.

Tetapi di balik kemeriahan tersebut, tersimpan cerita Bupati Mamuju Utara Agus Ambo Djiwa yang dibuat kelimpungan mencari dana untuk membayar nyanyian Bang Haji.

“Pemerintah kabupaten tidak menggunakan APBD untuk membayar jasa Bang Haji Rhoma Irama. Jika kita gunakan APBD maka itu akan menjadi temuan aparat hukum,” kata Agus Ambo Djiwa usai pelaksanaan upacara peringatan HUT Mamuju Utara (Matra) di Pasangkayu, Sabtu (18/4).

Pembayaran jasa Rhoma Irama bersama Soneta Group awalnya akan ditanggung oleh salah seorang pengusaha berdarah Mandar yang sukses merantau di Kalimantan Timur. Namun yang menjadi masalah, lanjut Agus, pengusaha kelahiran Mandar ini tak lagi memberikan kabar terkait bayaran sang raja Dangdut ini sehingga pemerintah dibuat pusing.

“Kami pusing karena teman pengusaha yang semula bersedia membayarkan jasa Rhoma Irama tak kungjung ada kabarnya. Karena kami telah menjanjikan rakyat maka tidak ada pilihan untuk membatalkan,” lanjut Agus.

Untung saja, kata Agus, beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit memberikan sumbangan walaupun nilainya masih sangat jauh dari beban biaya untuk jasa Rhoma Irama.

Jika dibatalkan konser Rhoma dalam momentum HUT Matra, kata dia, maka rakyat akan memberikan penilaian buruk terhadap pemerintah karena terlanjur dijanjikan.

“Kita mau hibur rakyat yang capek dari berbagai persoalan, capek dari kebun, dan lain-lain. Ini tanggung jawab pemerintah daerah di usia 12 tahun ini, yah kita harus meriahkan acara itu,” ungkap Agus.

(cob/uil)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas