Akademisi Hukum Tata Negara, Radian Syam, Kelola Dana Desa Harus Paham Aturan

Radian Syam SH MH

Radian Syam SH MH

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Staf pengajar Hukum Tata Negara Universitas Trisakti Jakarta, Radian Syam SH MH mengtatakan masih khawatir jika tenaga pendamping Dana Desa yang akan diberikan kepada 79 Nagari di Limapuluh Kota, tidak qualified. Apakah beda kondisi desa dengan Nagari?

Hal ini, menjadi topik diskusi singkat dengan pembicara Dialog UU Desa di Politeknik Pertanian Payakumbuh itu. Akademisi hukum tatanegara ini berkali-kali dimintai pertimbangannya oleh Kemendagri menyoal sistem Dana Desa ini. Ketakutan pengelolaan dana desa, masih muncul sebab ancaman terhadap pengelolaan dana desa yang salah manajemen mengancam.

“Setelah berpanel Sabtu (16/4/2016) lalu, masih banyak hal yang harus dikupas terkait UU dan dana desa ini,” ujar Radian Syam saat berdiskusi ringan di Kubu Gadang Payakumbuh, Rabu (20/4/2016).

Radian Syam menjadi tokoh penting dalam pembahasan Dana Desa. Bukan apa-apa, dirinya sering dipanggil Kemendagri guna pembahasan aturan hukumnya. Selaku ahli di bidang hukum ketatanegaraan, Radian Syam SH MH tergolong sudah mumpuni pengetahuannya.

“Namun, saya harus sampai tiga kali atau lebih, untuk memahami aturan ini,” ujarnya merendah.

Radian Syam SH MH, asli putra Minangkabau. Keluarganya ada di Payakumbuh. Sebab itu, Radian Syam yang digelari panggilan “profesor” oleh para sejawatnya di Payakumbuh, mengaku ingin memberikan lebih bagi daerah. Kemampuannya dan jaringan di tingkat nasional bisa diandalkan.

“Saya datang kembali ke kampung halaman, Ranah Minang, selain mengeksplorasi kemampuan, kemauan saya hendak menjadi Walikota Payakumbuh sudah luar biasa besarnya. Keinginan ini masih ditekan oleh keinginan untuk silaturahmi dengan kampung halaman, Minangkabau,” ujar Radian Syam.

Misinya sederhana, bertemu dengan sanak, saudara, handai tolan, sahabat, teman, dan kenalan yang baru. Ini membahagiakan hatinya.(dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas