Akhirnya, Wilman Singkuan Direkomendasi Partai Demokrat

Wilman Singkuan.

Wilman Singkuan.

PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.com-Akhirnya sengkarut DPC Partai Demokrat terjawab juga. Rabu lalu, telah diserahkan kepada Sekretaris DPRD selembar surat bernomor 068/DPC.PD/PYK/IX/2014 tertanggal 30 September 2014. Surat itu berjudul Penunjukan Pimpinan Definitif. Surat yang menjawab permintaan Sekretariat DPRD soal rekomendasi DPC Partai Demokrat tentang nama rekomendasi Wakil Ketua, akhirnya menunjuk H Wilman Singkuan menjadi Wakil Ketua DPRD.

”Surat itu sudah kami terima. Nanti, saya masih di Jakarta bersama Pansus Tata Tertib. Saya kembali nanti kita akan proses,” ujar Sekretaris DPRD Drs H Atur Satria.

Surat rekomendasi DPC Partai Demokrat ini terbit setelah Wilman Singkuan melaporkan ke Dewan Pimpinan Pusat menyoal tentang belum juga diresponnya oleh DPC Surat Keputusan bernomor 55/SK/DPP.PD/VIII/2014. Surat Keputusan tertanggal 28 Agustus 2014 itu menjadi azimat kuat bagi Wilman Singkuan sebab resmi ditandatangani langsung oleh Dewan Pengurus Pusat Partai Demokrat,  Ketua Harian Dr Syariefuddin Hasan dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono MSc. Sehari usai di Jakarta, terbitlah surat dari DPC Partai Demokrat ini.

Surat rekomendasi DPC Partai Demokrat ini sendiri ditandatangani oleh Wakil Ketua H Wardi AS SH dan Sekretaris Adi Suryatama ST.  Saat mencoba melihat langsung fotokopi berwarna dari isi surat yang asli tersebut, menemukan bahwa tanda tangan Sekretaris DPC, ternyata hasil tanda tangan scan.

Keterangan sementara, dialaskan bahwa rekomendasi ini menjadi pegangan bagi DPRD untuk segera mengajukannya ke Walikota. Tentang proses administrasinya, akan dilakukan Sekretariat DPRD segera.

”Tunggu kami kembali dari Jakarta,” ujar Sekwan Atur Satria.

Diterbitkannya surat ini oleh DPC, artinya Partai Demokrat sudah memastikan H Wilman Singkuan menduduki kursi BA 8 M untuk lima tahun ke depan. Meski terlambat, proses pengajuannya akan dilakukan secepatnya, sebab akan memperlambat kinerja lainnya jika belum juga diresmikan pimpinan definitif DPRD Kota Payakumbuh.

Sebelumnya, dengan kosongnya satu unsur pimpinan DPRD Kota Payakumbuh, Atur Satria mengaku hal itu tidak akan mengganggu kinerja DPRD dalam pembahasan serta mengambil keputusan untuk kepentingan daerah.

“Yang penting, unsur pimpinan ini sudah terbentuk dan apabila keduanya sudah dilantik sebagai unsur pimpinan definitif, tidak akan mengganggu pada kinerja dewan,” ungkap Atur Satria yang bergelar Datuak Parpatiah Nan Sabatang ini.

Sebelumnya,  Wakil Ketua DPC Demokrat Kota Payakumbuh Wardi AS mengungkapkan, DPC bakal menetapkan nama yang akan mengisi jabatan pimpinan DPRD Kota Payakumbuh. Begitupun, DPC akan mengirimkan nama yang ditetapkan tersebut ke Sekretariat DPRD sebelum rapat paripurna internal dewan digelar.(malin​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*