AKIBAT LIMBAH JERAMI, TOKOPEDIA LIRIK HASIL KERAJINAN LULUSAN AKTD LINTAU

Fhoto : Jeramihandicraft, salah satu karya Novia Wella gadis asal Batu Bulek Lintau Buo Utara yang dilirik situs online ternama di ajang Makerfest 2018 di Padang.(ddy)

Tanah Datar, www.padang-today.com,- Ia adalah Novia Wella, seorang gadis kelahiran 25 tahun silam  dengan latar belakang sebagai pekerja kantor, dan mampu mengolah limbah jerami menyentuh hati situs bisnis online ternama di Indonesia.

Pasalnya, dengan memanfaatkan limbah dari kekayaan alam lingkungan tempat tinggalnya, gadis kelahiran Duri 23 november 1993 ini mampu mendapat tempat di tokopedia.com yang terkenal dengan toko online terpercaya.

Siapa sangka, kerajinan yang sudah dirintis oleh orang tuanya dahulu dengan mengolah limbah jerami padi dibaca gadis yang disapa Wella ini melihat sebagai peluang bisnis yang awalnya belum bisa dikatakan menjanjikan. Namun berkat inovasi dan keuletan pegawai atau  staff Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Tanah Datar ini mampu menjadikan limbah jerami padi menjadi bisnis yang menjanjikan.

Karya unik yang diciptakan Wella, bisa dikatakan menarik dengan memiliki nilai seni yang tinggi dan butuh kesabaran dalam membuatnya. Ya Jeramihandicraft nama karya yang ia namakan itu dilirik oleh pasar online ternama.

Buktinya, Jeramihandicraft miliknya diundang ke ajang Makerfest 2018 bersama tokopedia.com untuk bersaing dengan 30 kerajinan tangan lainnya yang ada di Sumatera Barat. Satu lagi, karya anak nagari tergali berkat tangan dingin alumni Akademi Komunitas Tanah Datar di Lintau ini.

Saat ditemui awak media dilokasi Makerfest, Wella menceritakan jika kerajinan ini merupakan rintisan orang tuanya yang sudah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu.

“Dengan perkembangan zaman yang sudah cangih, saya mengembangkan dan memasarkan dengan memanfaatkan teknologi saat ini, termasuk memasarkan di beberapa situs online yang ada di Indonesia,” ucap Wella.

Fhoto : Wella di Makerfest 2018 Padang dengan menampilkan karya rintisan orang tua yang dikembangkan melalui kemajuan teknologi.(ddy)

Dengan menceritakan sedikit proses pembuatan Jeramihandicraft ini, ia menuturkan bahwa dari hasil olahan jerami ini Ia mampu membuat berbagai macam cindera mata pajangan bernilai jual tinggi seperti boneka, miniatur kuda, jerapah, harimau, kancil dan hewan lainnya.

Jeramihandicraft yang sudah dilirik oleh situs tokopedia.com ini kata Wella, salah satu bukti jika hasil karyanya bisa diperhitungkan dan mampu bersaing dengan produk kerajinan lainnya di Sumatera Barat di ajang Makerfest 2018 ini.

“Saya berharap, warga Tanah Datar memberikan dukungan kepada pruduk ini, agar hasil karya ini dapat meraih karya yang terbaik di ajang Makerfest bersama tokopedia.com. Kepada semua masyarakat Tanah Datar dimana saja berada Wella mohon dukungan dengan cara memvote di link www.makerfest.id/padang,” katanya.

Ajang Pameran Makerfest 2018 yang akan mengedukasi brand-brand karya anak bangsa ini juga memperebutkan hadiah berupa modal usaha hingga miliaran rupiah.

Acara yang berlangsung dari tanggal 21-22 April di Lapangan Imam Bonjol Padang tersebut menampilkan aneka booth pameran kerajinan tangan, bazar, kuliner, musik dan lainnya.

Selain di Kota Padang Makerfest 2018 sebelumnya hadir di Kota Medan dan juga akan hadir di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar Bali dan Makasar.

Makerfest sendiri adalah sebuah gerakan independen untuk pemberdayaan kreator lokal yang hadir untuk mencari, mengedukasi, menginspirasi dan memberikan panggung offline dan online bagi para kreator Indonesia untuk merealisasikan dan mengembangkan ide usaha kreatif mereka hingga bisa menjadi brand-brand masa depan Indonesia yang mendunia. (ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*