Akibat Longsor, Satu Orang Meninggal dan Satu Rumah Tertimbun

Padang-today.com____Musibah kembali melanda Padang Pariaman, Sumatera Barat, akibat curah hujan cukup tinggi. Akibatnya Desa Sintuak, Nagari Nareh, Kecataman Pariaman Utara, Kota Pariaman dilanda bencana longsor.
Satu orang dinyatakan meninggal, satu dilarikan ke rumah sakit dan sebuah rumah tertimbun. Kejadiannya Jumat (9/11/2018) subuh sekira pukul 05.20 WIB.

Longsor terjadi di pagi buta itu, mengakibatkan satu nyawa warga tidak bisa menyelamatkan, korban tewas tertimbun.

Satu warga dirawat di Rumah Sakit Umum  Daerah (RSUD) Padang Pariaman, meski korban sempat ditimbun longsor, tapi cepat dapat pertolongan.

Dengan menggunakan peralatan seadanya di bantu aparat terkait, nyawa korban dapat diselamatkan. Kini ia dirawat intensif di rumah sakit tersebut.

Kepala Desa (Kades) Sintuk, Anton menyebutkan, peristiwa tanah longsor dengan menimbun rumah penduduk ini mengejutkan semua pihak.

Sebab musibah itu datang tiba-tiba dan tidak ada tanda-tanda musibah itu bakal terjadi yang dialami keluarga Syahrial tersebut.

“Secara tiba-tiba terjadi tanah longsor yang menghantam rumah berukuran 9 x 7 meter. Tak pelak. lagi, Wati (23) anak perempuan sipemilik rumah tewas seketika karena tertimbun tanah.

Sedangkan Sri (18) yang luka akibat hantaman tanah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pariaman untuk perawat lebih lanjut,” terang Anton menjelaskan.

Korban Wati, berhasil dievakuasi dalam rentang waktu singkat secara manual dengan gotong royong warga setempat.

“Korban Wati telah berada disemayamkan di rumah duka, sedangkan adiknya Sri dalam perawatan intensif di rumah sakit,” tambahnya.

Rumah yang terkena korban tanah longsor ini, diungsikan ke rumah keluarga lain. Lantaran rumah berpenghuni sebanyak 5  orang itu, kini sudah porak poranda. Kerugian ditaksir seratus juga lebih.

Dalam penanganan korban tanah longsor, kata Anton, berkat kerjasama semua pihak dari warga, petugas Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) dan aparat keamanan Kota Pariaman.

“Kita juga sedang menunggu bantuan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum  (DPU) Kota Pariaman,” tambahnya.

Secara terpisah, Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin menyebutkan, ikut berduka cita atas musibah tanah longsor yang menelan korban jiwa di Sintuk tersebut.

“Kita juga telah memerintahkan pihak terkait untuk menangani musibah ini. Sedangkan jajaran DPU Kota Pariaman telah diberitahu agar membawa alat berat untuk membersihkan lokasi bencana” kata Ketua DPD Partai Golkar Pariaman ini. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*