ALEX: SEBIDANG TANAH JALUR KA-JALAN HARUS ADA PALANG PERLINTASAN

Alex Indra Lukman anggota DPR-RI menjengut anak Agus SusantoSusanto anggota DPR-RI korban tabrakan kereta api

 

 

Padang-today.com –  Alex Indra Lukman anggota DPR-RI menyatakan,setiap tanah sebidang melalui jalur kereta api harus ada palang pintu perlintasan.

Dalam permenghub no 24 tahun 2015 Tentang Perkeretaapian dan UU No 23 Tahun 2007 Tentang perkeretapaian mengatur sebidang jalur kereta api dan jalan harus ada palang pintu,”kata Alex Indra Lukman ketika di jumpai di Padang.

Ia menjelaskan,kewajiban yang membuat palang pintu perlintas kereta api yakni pemerintah atau pemerintah daerah.

“Kalau berada di Padang itu tanggung jawab dari Pemkot Padang untuk membuat palang pintu perlintasan kereta api,”ungkapnya.

Tidak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak membuat palang pintu perlintasan kereta api. “Hal ini guna menghindari korban tabrakan dengan kereta api. Jangan sampai ada lagi korban berjatuhan,”tegas Alex Indra Lukman anggota Komisi V DPR-RI.

Ia menyatakan,sekarang ini dapat dilihat di Sumbar hampir tidak ada palang pintu perlintas kereta api.

“Apalagi saat ini ada rencananya akan dihidupkan lagi keretapi dari Padang-Bukittinggi,ini harus di pikirkan oleh pemerintah untuk membuat palang pintu perlintasan kereta api,”katanya.

Kewenangan membuat palang pintu perlintasan kereta api berada di pemerintah. “Masyarakat butuh kenyamanan hidup jangan sampai ada nyawa yang terbuang percuma akibat tidak adanya palang pintu,”imbuh Alex.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang,Dedi Hanidal menyatakan, pemkot Padang sudah membuat palang pintu perlintasan kereta api di setiap bidang yang dilalui kereta api dengan jalan.

“Saat ini sudah ada  dibuat sebanyak 14 palang pintu perlintas yang di Padang,”katanya.

Ia menjelaskan, Pemkot Padang untuk tahun 2017 sudah menganggarkan dana sebesar Rp 800 juta untuk pembuatan palang pintu perlintasan kereta api

“Namun ada kendala di izin dan kajian PT KAI,pembuatan palang pintu perlintasan akhirnya di batalkan,anggaran tersebut dikembalikan ke negara,”ungkapnya.

Untuk pembuatan palang pintu perlintasan kereta api ini harus mendapatkan izin dan kajian oleh PT. KAI. PT KAI memerlukan kajian yang panjang dimana. Jalur kereta api ini tidak saja di Padang namun hingga ke Riau. “Jadi pihak Pemkot masih menunggu hasil kajian PT KAI,”jelas Dedi Hanidal.(der)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*