Ali Mukhni Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Kosong Menjadi Lahan Produktif

PadangPariaman, PADANGTODAY.com-Bupati Ali Mukhni mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif dengan menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Ia apresiasi masyarakat Patamuan yang memiliki komoditi unggulan yaitu pepaya.Hal ini disampaikan Bupati usai menunaikan sholat Jumat di Mesjid Istiqomah Nagari Sungai Durian Kec. Patamuan.

Advertisements

menurutnya, di Padangpariaman diharapkan tidak ada lagi lahan-lahan tidur. semua lahan menjadi lahan produktif. “Saya harap tidak satu jengkal pun tanah yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Di Patamuan ini telah ada iko yaitu buah pepaya yanh telah banyak dijual ke luar padang pariaman hingga ke Pekan Baru Riau” kata Ali Mukhni.

komoditi unggulan yang dimilki masyarakat Patamuan ini sangat berbeda dari daerah lain, bahwa pepaya yang ditanam oleh masyarakat sungai durian tersebut berbeda dengan pepaya yang lainkarena mempunyai rasa yang lebih manis dan tahan lama sehingga banyakdiminati masyarakat dalam dan luar sumbar.

Wali Nagari Sungai Durian Nusirwan Nazar memjelaskan bahwa produksi pepaya didaerah menncapai 35 ton per hari dengan harga pasar 2500 rb per kilo. Ia berharap pemerintah dapat membantu pemasaran pepaya tersebut dengan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang berbahan baku pepaya seperti pabrik saus dan lain-lain.

“Kepada Bapak Dirjen dan pak Bupati kami sampaikan bahwa produksi pepaya didaerah kami bisa melimpah setiap panennya. Kami berharap bisa dicarikan solusi untuk pemasarannya” kata Ketua Forum Wali Nagari itu.

Sementara Dirjen Hortikultura Kementan RI DR HasanuddinIbrahim salut dengan semangat masyarakat di daerah kecamatan Patamuan yang memiliki komoditi unggulan yaitu Pepaya. Bahkan pepaya tersebut bisa mencapai over produksi stiap kali panennya. Pada kesempatan itu ia juga mengajak petani untuk diversifikasi pertanian yaitu menanam berbagai jenis buah-buah seperti Jambu, Belimbing, Nenaas dan lain sebagainya.

“Diversifikasi itu tujuannya agar ada kombinasi,ada buah-buahan yang bisa diproduksi setiap kali. Jadi kesejahteran masyarakat akan semakin meningkat” kata Hasanuddin.

Ditambahkannya bahwa pada tahun 2015 ini, Padang Pariaman mendapat bantuan pemerintah pusat sebesar 23 Milyar untuk menunjang sarana dan prasarana pertanian untuk mewujudkan program ketahanan nasional yaitu swasembada pangan.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*