Ali Mukhni, CPNS Agar Menjadi Pelayan Masyarakat Bukan Dilayani

Bupati Ali Mukhni disaksikan Kabandiklat Prop. Sumbar Rosman Efendi mengalungkan tanda peserta Diklat Prajabatan kepada salah seorang peserta di Kampus INS Kayu Tanam (19/7).

Bupati Ali Mukhni disaksikan Kabandiklat Prop. Sumbar Rosman Efendi mengalungkan tanda peserta Diklat Prajabatan kepada salah seorang peserta di Kampus INS Kayu Tanam (19/7).

Advertisements

Padang-Today.com__Sebanyak 95 orang CPNS mengikuti Diklat prajabatan Golongan I, II dan II Kategori II Angkatan XIII, XIV dan XV yang dilaksanakan di Kampus INS Kayu Tanam, dari 19 Juli – 4 Agustus 2016.

Diklat tersebut dibuka langsung oleh Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni yang dihadiri oleh Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Prop. Sumbar H. Rosman Efendi, SE, SH, MM, Kepala BKD Idarussalam dan Kabag Humas Hendra Aswara.

Bupati Ali Mukhni menekankan kepada CPNS agar menjadi pelayan masyarakat bukan minta dilayani masyarakat. Laksanakan tugas dan fungsi secara profesional, bertanggung jawab dan beretika yang baik. Komitmen untuk melayani masyarakat menjadi hal utama dalam penyelengaraan pemerintahan yang dipimpin oleh ALi Mukhni-Suhatri Bur sehingga CPNS bisa menjadi tauladan bagi masyarakat.

“Sering saya sampaikan bahwa mulai dari Bupati, Wakil Bupati hingga staf adalah pelayan masyarakat, tidak ada istilah pejabat di Padang Pariaman. Artinya, CPNS dituntut melayani masyarakat tak kenal waktu dan tanpa pamrih. ” kata Ali Mukhni di INS Kayu Tanam, Selasa (19/7).

Kepada peserta Diklat Prajabatan yang mayoritas dari tenaga kesehatan, Ali Mukhni menyatakan tidak ingin mendengar ada warga yang mengeluhkan pelayanan kesehatan baik di Rumah Sakit, Puskesmas maupun Puskesmas Pembantu. Apalagi Bupati telah mendapat pengakuan dari Pemerintah Pusat bidang kesehatan yaitu Ksatria Bhakti Husada melalui Program Padang Pariaman Sehat (PPS).

“Bapak dan Ibu tenaga kesehatan adalah ujung tombak suksesnya PPS.  Datangi rumah-rumah masyarakat setiap hari, tanyakan keluhan kesehatannya lalu obati. Jika perlu dirujuk ke rumah sakit terdekat. Biaya berobat gratis dari BPJS dan dana BAZNAS” kata Alumni Lemhanas Tahun 2012 itu. Jika tidak menemui yang yang sakit, tambah Bupati, maka petugas kesehatan agar memberikan penyuluhan dan sosialisasi pola hidup sehat untuk menghindari mewabahnya penyakit.

Kabandiklat Prop. Sumbar Rosman Efendi apresiasi Pemkab Padang Pariaman yang bekerja sama dengan Bandiklat dalam penyelenggaraan Diklat Prajabatan. Dikatakannya bahwa Bandiklat propinsi telah memiliki akreditasi sebagai penyelenggara diklat sesuai standar yang ditetapkan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI). Ia juga memuji motto Bupati Ali Mukhni yang menempatkan seluruh penyelenggara pemerintahan sebagai pelayan masyarakat, bukan sebagai pejabat yang minta dilayani.

“Atas nama Pemprov Sumbar, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah atas kerja sama dalam diklat prajabatan. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan Bandiklat akan terus meningkatkan kualitas sesuai harapan pemrintah daerah” kata Mantan Sekda Kabupaten Pesisir Selatan itu.

Sementara Kepala BKD Idarussalam mengatakan bahwa hasil yang diharapkan setelah diklat tersebut adalah untuk menciptakan PNS yang berkualitas, berwawasan, berdedikasi, berintegritas sebagai pelayan masyarakat yang baik.

“Kepada peserta, ikuti diklat dengan baik agar lulus dengan nilai yang baik pula” kata Idarussalam yang didampingi Kabid Diklat Tafril.(h/suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*