Ali Mukhni Katakan Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Mengalami Peningkatan Dari Tahun Ketahun

pembangunan-BP2IP-di-TiramPADANGPARIAMAN, PADANGTODAY.com-Memasuki usia lima tahun pemerintahan Bupti H Ali Mukhni dengan wakilnya H Damsuar telah menunjukan peningkatan dalam segala sisi pembangunan. Meski Padangpariaman habis diterjang musibah gempa tahun 2009, namun geliat pembangunan dalam daerah tersebut setiap tahhun meningkat.

Advertisements

“Alhamdulillah, telah meningkat 2 kali lipat dari tahun 2010 yang lalu begitu juga dengan belanja daerah terus mengalami peningkatan terutama untuk belanja modal yang berdampak langsung untuk peningkatan akses bagi masyarakat,” kata Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni kepada Padangtoday, kemarin.

Kemudian katanya, pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan peningkatan dari tahun ketahun, tahun 2010 sebesar 3,94 parsen, pertumbuhan ini terus mengalami peningkatan pada tahun 2012 sebesar 6,02 parsen dan menjadi sebesar 6,67 parsen tahun 2013. “Kita perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun 2015 sebesar 7,12 persen,” ujarnya.

Ditambah lagi katanya, indeks pembangunan manusia (ipm) tahun 2011 sebesar 71,98 parsen dan meningkat menjadi 72,93 tahun 2013. Meski begitu dirinya tetap mengajak perantau untuk berinvestasi di kampung halaman.

Ia beralasan bahwa Kabupaten Padangpariaman untuk lima tahun ke depan adalah pusat pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Salah satu faktor utamanya adalah posisi wilayah yang startegis sebagai penyangga ibukota propinsi dan keberadaan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di wilayah ini.

Lihat saja pembangunan mega proyek Badan Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) di Tiram, Kecamatan Ulakan Tapakis dengan biaya Rp 1,5 trilyun.

“Pembangunan tersebut terujut berkat kerja keras kita semua dalam mengaet dana pusat. Alhamdulillah, daerah kita diberi anugerah yang luar biasa oleh Allah SWT dalam empat tahun terakhir. Fakta-fakta pembangunan telah dilihat langsung oleh masyarakat dan tidak ada lagi kata berwacana. Ini berkat doa dan dukungan kebersamaan antara ranah dan rantau,” ujarnya.

Dijelaskannya bahwa seiring dengan banyaknya pembangunan mega proyek bertaraf internasional tentu akan memberikan multiplayer effect kepada masyarakat. Contohnya, pembangunan kampus BP2IP akan dihuni ribuan calon pelaut yang sedan menimba ilmu dan para pelaut yang memperbaharui sertifikasi profesinya.

“Melihat prospek ke depan yang sangat menjanjikan, kita ajak para perantau untuk berinvestasi di kampung halaman. Contohnya disekitar Kampus BP2IP ini investor bisa bangun hotel, apartemen, restoran, supermarket bahkan buka usaha SPBU. Ayo buruan beli tanahnya sekarang, mumpung masih murah di sekitar lokasi tersebut,” ujarnya.

Apalagi katanya, tahun 2015 ini akan diletakkan batu pertama Asrama Haji sekali Islamic Center Sumatera Barat yang terletak di Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai. Lokasinya sangat strategis di pinggir jalan nasional Padang-Bukittinggi yang hanya berjarak 2,5 kilometer dari BIM .

Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah pembangunan Jalan Lingkar Duku Sicincin (JLDS) sepanjang 20 kilometer. Jalan tersebut pada tahun 2015 ini akan diaspal hotmix menjelang memasuki bulan ramadhan.

Di JLDS akan dibangun pula main stadion termegah dengan luas 50 hektar dengan dana lebih kurang Rp 2 trilyun. Tahun 2014 lalu telah dibayar sebagian ganti rugi tanah oleh Pemprov Sumbar dan sisanya akan dilunasi tahun ini. Main stadion dibangun sebagai persiapan Sumbar menjadi tuan rumah PON 2024.

“Satu lagi lokasi investasi yang menjanjikan adalah di sepanjang JLDS. Disana akan dibangun main stadion dan Kampus UNP bahkan Kantor Bupati Padangpariaman berada dipinggir jalan nasional. Saya kira daerah JLDS menjadi kota satelit di Sumbar. Kepada investor kita ajak lihat lokasi dan bersegeralah berinvestasi dari sekarang,” paparnya

Tahun 2015 ini merupakan tahun terakhir dari pelaksanaan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2010-2015, yang juga merupakan tahun terakhir masa jabatan bupati dan wakil bupati periode pertama.

Untuk pembangunan selanjutnya dalam perencanaan Pemkab Padangpariaman katanya, harus merumuskan apa yang hendak dilakukan ke depan dengan melakukan penyusunan dokumen RPJMD 2015-2020.

Dengan berpedoman kepada perda nomor 2 tahun 2010 tentang RPJPD tahun 2005-2025 dan peraturan presiden nomor 2 tahun 2015 tentang rencana pembangunan nasional (RPJMN) tahun 2015-2019, maka di tetapkan tema pembangunan Padangpariaman tahun 2016 adalah peningkatan pembangunan ekonomi dan daya saing daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Seperti peningkatan pembangunan pertanian dan perikanan berbasis kawasan dan komoditi unggulan dengan arah kebijakan melalui peningkatan jumlah kawasan sentra produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Peningkatan, perluasan dan peremajaan tanaman perkebunan, meningkatnya populasi ternak, peningkatan kawasan konservasi dan budidaya perikanan, pembinaan dan peningkatan teknologi petanian serta peningkatan kapasitas penyuluh.

Peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan iptek dengan arah kebijakan melalui peningkatan kualifikasi guru, pengembangan pendidik non formal, meningkatnya akses pendidikan dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Kemudian meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana prasarana kesehatan, meningkatkan ketersediaan, pemerataan dan keterjangkauan obat serta alat kesehatan, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta pencapaian target MDGS.

Penerapan good governance dalam penyelenggaraan pemerintahan dengan arah kebijakan melalui pengembangkan diklat aparatur, peningkatan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

Meningkatnya effisiensi dan effektifitas dalam pelaksanaan penganggaran pembangunan, peningkatan kualitas musrenbang, fasilitasi dan singkronisasi antara perencanaan pembangunan dengan pelaksanaan serta pengendalian pembangunan daerah.

Penguatan regulasi bagi peningkatan iklim investasi dan iklim usaha serta pengembangan pariwisata daerah secara terpadu dengan arah kebijakan peningkatan pelayanan investasi dan kejelasan regulasi.

Peningkatan sarana dan prasarana objek wisata, pengembangan jaringan kerjasama promosi pariwisata, menata dan mengelola kawasan wisata kuliner serta menata dan mengelola kawasan wisata religi.

Sementara itu anggota DPRD Padangpariaman Kamarsam mendukung langkah Bupati H Ali Mukhni untuk mengajak perantau untuk berinvestasi membangun daerah.

“Banyaknya pembangunan bertaraf internasional akan membuka peluang daerah baru sebagai kota satelit sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat ke depan,” tambahnya mengakhiri. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*