Ali Mukhni, Launching Inovasi Gemarikan dan Panen Benih Ikan 

Padang-today.com – Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni buka acara launching Inovasi Sosis (Sosialisasi) Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dan Panen Benih Ikan  di Balai Benih Ikan (BBI) Lubuk Alung.

Turut mendampingi bupati antara lain Sekretaris Dinas Perikananan Kabupaten Padang Pariaman Alfian.SST MM serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Pariaman Anton Wira Tanjung SPi MS.i.

Pada kesempatan itu Bupati Ali Mukhni mengapresiasi pelaksanaan Launching Inovasi Sosis Gemarikan dan Panen Benih Ikan yang diikuti oleh 50 siswa dan siswi Sekolah Dasar se-Kecamatan Lubuk Alung.

Ia mengucapkan terimakasih kepada Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman yang telah meluncurkan Inovasi baru sesuai dengan motto Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang menyatakan tiada hari tanpa inovasi.

“Kami memberikan pesan kepada bapak dan ibu guru agar mensosialisasikan dan menghimbau kepada anak didik dan orangtua agar mengkonsumsi ikan setiap harinya, agar melahirkan generasi yang cerdas dan berkualitas,”  ujar bupati.

Ia juga menyatakan akan menerbitkan surat edaran kepada seluruh sekolah di Kabupaten Padang Pariaman  untuk mengajak dan menghimbau anak didik untuk mengkonsumsi ikan.

“Selain menciptakan generasi yang cerdas, akhlakul kharimah dan berkualitas, budaya gemarikan dapat menambah perekonomian masyarakat, khususnya pembudidaya ikan dan menambah pendapatan aski daerah (PAD) Padang Pariaman,” kata dia.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Perikanan Alfian melaporkan, tujuan diadakan acara ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan siswa-siswi SD akan pentingnya ikan bagi kesehatan tubuh dan kecerdasan otak serta mengubah pola pikir masyarakat untuk membiasakan mengkonsumsi ikan.

Alfian pun menginformasikan, BBI Lubuk Alung memproduksi benih ikan 2 juta ekor pertahun dengan rincian 1 juta ekor benih nila, 600 ribu ekor benih ikan mas dan 400 ribu benih ikan gurami.

“Benih yang diproduksi BBI 60% diserahkan ke masyarakat dengan program restocking benih ikan ke lubuk larangan pada 13 sungai di kabupaten Padang Pariaman. Sedangkan 40% lagi menjadi PAD  Padang Pariaman sebesar Rp150 juta pertahun,” ulas Alfian.

Sedangkan Kepala BBI Lubuk Alung Taslim menyebutkan, selain memproduksi ikan, BBI juga berfungsi sebagai tempat transfer ilmu teknis budidaya ikan bagi masyarakat dan siswa SMK perikanan serta tempat wisata perikanan dengan memancing. (SgR)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas