Amri, Kini Ketua Organda Kota Payakumbuh, Diminta Wawako Untuk Amanah

Wawako Suwandel Mukhtar berikan sambutan saat membuka Muscab Pertama DPC Organda Payakumbuh.

Wawako Suwandel Mukhtar berikan sambutan saat membuka Muscab Pertama DPC Organda Payakumbuh.

Advertisements
Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani bersama Wawako Suwandel Mukhtar nyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia saat pembukaan Muscab 1 DPC Organda Payakumbuh.

Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani bersama Wawako Suwandel Mukhtar nyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia saat pembukaan Muscab 1 DPC Organda Payakumbuh.

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Pengusaha bus dan awak angkutan kota di Payakumbuh, gelar pesta demokrasi, memilih ketua DPC Organda Payakumbuh periode 2015-2020, dalam acara Muscab  di Gedung Gambir Fakultas Pertanian Unand di jalan Sudirman Payakumbuh, Kamis (12/2). Sekretaris Organda Payakumbuh periode sebelumnya, Amri, BA, terpilih memimpin organisasiu pengusaha dan awak angkutan ini, dengan suara bulat. Amri menggantikan Mukhlis.

Pembukaan Musda Organda itu dilakukan  Wakil Payakumbuh H. Suwandel Muchtar, yang juga dihadiri Kapolresta Payakumbuh AKBP Yuliani, SH, dan Kadishub Kominfo Adrian, MSi, Kepala Jasa Raharja dan sejumlah undangan lainnya. Wawako Suwandel  dan Kapolresta Yuliani, minta pengurus terpilih mampu menjalankan amanah organisasi serta mampu melakukan koordinasi dengan pemko dan pihak terkait lainnya.

Wakil Walikota Suwandel Muchtar meminta ketua  terpilih, untuk ikut bersama-sama dengan aparat kepolisian  dan Dishubkominfo, dalam memelihara ketertiban jalan raya dan angkutan atau transportasi darat di Payakumbuh.  Karena itu, kepengurusan DPC Organda harus solid, dan jangan biarkan ketua jalan sendiri dalam melaksanakan tugas.

Kapolresta Yuliani menegaskan, Organda diminta menjadi pelopor untuk menertibkan angkutan yang sering ngetem di jalan raya. Karena itu, keinginan pemko untuk  memfungsikan kembali seluruh terminal bus dan terminal angkutan kota, harus didukung Organda.

Menurut Kapolresta Yuliani, pihaknya siap mendukung pemko untuk memfungsikan seluruh terminal yang ada di Payakumbuh. Terminal bus dan angkot di Kelurahan Bulakan Balai Kandi di Koto nan Ampek dan terminal bus dan angkot di Kelurahan Labuh Baru, Koto nan Gadang, dinilai cukup representatif sebagai kegiatan menaikkan dan menurunkan penumpang umum.

”Jika terminal berfungsi, Organda diminta mampu mengajak seluruh pengusaha dan sopir untuk memanfaatkan terminal dimaksud,” ajak kapolresta.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*