Andai Jalur Sepeda Khusus Digunakan Bagi Pengendara Sepeda

Jalur sepeda di Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tampak dimanfaatkan sepeda motor. Gambar diambil Jumat (6/3/2015).

Jalur sepeda di Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tampak dimanfaatkan sepeda motor. Gambar diambil Jumat (6/3/2015).

Advertisements

PADANGTODAY.COM-Jumat (6/3/2015) sekitar pukul 10.00 WIB, kondisi Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, cukup ramai. Namun kendaraan masih bisa melaju tanpa hambatan berarti di jalan satu arah itu. Beberapa di antaranya bahkan bergerak dengan kecepatan

Beberapa di antaranya bahkan saling mendahului, menyalip kendaraan-kendaraan di depannya. Namun, karena ruas jalan cukup sempit, maka jalur paling kiri jalanlah yang dipakai untuk menyalip.

Sebagian pengendara baik sepeda motor maupun mobil menembus jalur tersebut dengan kecepatan tinggi. Padahal jalur selebar sekitar 1 meter itu sebenarnya diprioritaskan untuk sepeda.

Setiap melewati Jalan Senopati, jalur sepeda tidak hanya dimanfaatkan oleh pengendara sepeda, tetapi juga kendaraan bermotor, baik sepeda motor, mobil, bahkan bus kota. Jalur yang dicat warna hijau itu lebih sering digunakan untuk menyalip kendaraan di depannya, apalagi saat kondisi jalan cukup ramai.

Menurut Tri Aulia (25), pegawai salah satu restoran di Jalan Senopati, jalur sepeda di jalan tersebut sehari-harinya memang tidak terlalu sering dilewati oleh sepeda. Sepeda, kata dia, lebih sering melewati jalur tersebut pada waktu-waktu tertentu, terutama pagi dan sore.

“Mungkin kebanyakan yang naik sepeda buat ngantor atau olahraga, makanya cuma ramai di jam-jam tertentu,” kata perempuan berambut ikal ini saat ditemui Kompas.com di sekitar tempat kerjanya.

Ditemui di tempat terpisah, pengguna sepeda Jessica (26) mengaku jalur sepeda belum terlalu banyak membantunya. Sebab jalur tersebut bukan jalur eksklusif untuk pengendara sepeda.

“Jadinya sama saja seperti lewat jalan biasa yang enggak ada jalur sepedanya. Seandainya memang eksklusif buat sepeda pasti enak banget, jadi enggak kena macet,” ujar perempuan itu.

Selama berkendara di jalan, Jessica mengaku merasa tidak aman. Dia bahkan pernah celaka saat mengayuh sepedanya. Dia diserempet sepeda motor yang berjalan dengan kecepatan cukup tinggi.

Karena itu, lajang ini merasa kalau ada jalur khusus sepeda di perkotaan akan membuat orang makin nyaman dan aman untuk mengendarai sepeda.

“Saya rasa pengguna sepeda juga nantinya akan makin banyak sehingga mengurangi macet di Jakarta,” ucap dia.

(uk/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*