Anggota DPRD, Yanuar Gazali Sikapi Sampah

Anggota DPRD Payakumbuh Yanuar Gazali SE

Anggota DPRD Payakumbuh Yanuar Gazali SE

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Persoalan sampah di kawasan kecamatan Payakumbuh Selatan, memang sudah menjadi pembicaraan hangat dikalangan masyarakat setempat. Nyaris setiap hari, warga mengadu terhadap bau pesing, akibat kurang profesionalnya, mobil pengangkut sampah yang datang dari Bukittinggi dan Padangpanjang.

“Sampah yang dibawa dari Bukittinggi dan Padangpanjang setiap hari itu, airnya selalu tumpah sepajang jalan kelurahan Padang Karambia, kecamatan Payakumbuh Selatan,“ ujar Yanuar Gazali, salah seorang anggota DPRD Kota Payakumbuh di lokasi, Kamis (5/2).
Menurut anggota fraksi PDI-P Hanura DPRD Kota Payakumbuh itu, keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional yang berlokasi di kelurahan Ampangan, kecamatan Payakumbuh Selatan, memang selalu muncul keresahan masyarakat.
Sebelum terjadi gejolak dari masyarakat, kita beharap kepada dinas Prasjatakim Sumbar, agar menegur sopir yang mengangkut sampah Dan sampah yang dibuang di TPA Regional harus ditutup rapi dan mobilnya harus dalam kondisi bagus, supaya airnya tidak berserakan di jalan.
Karena persoalan ini, sudah meresahkan masyarakat. Beberapa warga setempat meminta agar persoalan ini dibahas di DPRD, dengan agenda hearing. Sbagaib wakil rakyat Kota Payakumbuh, khusus berasal dari daerah pemilihan Payakumbuh Selatan dan Payakumbuh Timur. Kita setuju saja agar dilakukan hearing di DPRD.
“Maka, sebelum  hearing dilakukan, besar harapan kita kepada dinas terkait, agar laporan masyarakat tersebut disikapi dengan cepat. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, tentunya masyarakat setempat  akan terus menelan bau yang menyengatkan, bahkan sepanjang jalan yang disirami air busuk itu selalu dihinggapi lalar, “ujar Yanuar.
Beberapa hari lalu, Kepala UPTD TPA Regional Dinas Prasjatarkim Sumbar, Sirdiny, di lokasi TPA Regional,  menyebutkan, pihaknya terus berupaya melakukan yang terbaik terhadap operasional sampah yang datang dari luar Kota Payakumbuh.
“Jika ada laporan dari masyarakat, akan disikapi dengan cepat. Sebab, kita tahu persis, persoalan sampah tidak bisa dibiarkan berlama-lama. Yang jelas laporan masyarakat ditindak lanjuti dengan hitungan jam, kapan perlu hitungan menit,” ujarnya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*