Anggota Komisi C DPRD Serahkan Bantuan Kebakaran

 

Advertisements
Anggota DPRD Komisi C Kota Payakumbuh.

Anggota DPRD Komisi C Kota Payakumbuh.

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Anggota komisi C DPRD Kota Payakumbuh, Basri Latief.SH, serahkan bantuan kepada keluarga yang mendapat musibah kebakaran. Kebakaran itu terjadi di kelurahan Tanjung Pauh, kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis (30/10) dini hari, sekitar pukul 05.30 WIB.

Bantuan berupa alat-alat rumah tangga dan sembako itu langsung diantarkan Basri Latief ke rumah korban yang didampingi Lurah setempat Bahtaruddin. Kebakaran itu menghanguskan dapur rumah milik Afrizal Dt. Bijo dan kedai milik Syarifuddin, total kerugian sekitar Rp25 juta.

Usai penyerahan bantuan, Basri Latief kepada sejumlah wartawan, mengatakan, bantuan yang diberikan memang tidak seberapa, tapi rasa kepedulian dan panggilan nurani kita kepada keluarga yang mengalami musibah tentu ada.

Selaku anggota DPRD dan sebagai warga kota Payakumbuh, rasa kepedulian terhadap warga yang mengalami musibah perlu kita tingkatkan. Maka, kepada keluarga Afrizal Dt. Bijo bersama 4 anggota keluarganya untuk dapat bersabar terhadap musibah yang terjadi.

Begitu juga kepada keluarga Syarifuddin bersama 3 anggotanya, agar dapat mengambil hikmah dibalik semuanya ini. Percayalah, Allah SWT sangat sayang kepada seluruh umatnya, dan setiap umatnya harus mendapat ujian dariNya.

Dikatakan Basri Latief, kedatangan saya melihat keluarga saya yang mendapat musibah kebakaran ini, bukan lantaran saya duduk sebagai anggota dewan, melainkan panggilan hati nurani yang merasa jiwa saya terketuk untuk ikut berbagi duka.

Dalam kesempatan ini, Basri Latief mengimbau kepada keluarga di kelurahan Tanjung Pauh dan sekitarnya serta keluarga kota Payakumbuh, agar senantiasa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap api kompor, api tungku atau dapur, puntung rokok, dan ketika membakar sampah, benar-benar dipastikan apinya sudah padam.

“Tujuan untuk meningkatkan kewaspadaan itu, agar tidak terjadi lagi musibah kebakaran di Tanjung Pauh ini. Sebetulnya, bahaya kebakaran itu tidak saja disebabkan dari api, akan tetapi juga dapat ditimbulkan dari konsleting listrik, kompor gas dan sebagainya. Inilah yang harus kita siasati setiap hari, “himbau Basri Latief.

Lurah setempat Bahtaruddin, kepada wartawan, menyebutkan, musibah kebakaran ini, untung saja tidak merebek kerumah tetangga lainnya, karena, mobil pemadam kebakaran cepat datang.

Meskipun dalam musibah itu, hanya menghanguskan dapur dan kedai, tetapi aktifitas dua keluarga itu tentu saja sangat tertanggu. Hari ini, rumah dua keluarga itu masih dalam beres-beras dan menunggu uluran tangan dari donatur.

“Kemudian, terima kasih kami ucapkan kepada bapak Basri Latief yang telah bersedia datang melihat keluarga kami yang mendapat musibah kebakaran. Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT,“ ujar Bahtaruddin.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*