Anjing Liar Penyebar Rabies Resahkan Warga

Salah satu Anjing Liar Penyebar Rebies Diamankan Oleh Distannakhut Padangpariaman, Rabu 19-10-2016

Salah satu Anjing Liar Penyebar Rebies Diamankan Oleh Distannakhut Padangpariaman, Rabu 19-10-2016

Advertisements

Padang-today.com__Warga Korong Guguk Nagari Lurah Ampalu dan Korong Apar Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak resah terhadap berkeliarannya Anjing liar penyebar rabies. Dengan keresahan masyarakat terhadap Anjing liar tersebut, masyarakat bersurat kepada Distanakhut Padangpariaman. Gayung bersambut, laporan masyarakat itu ditindak lanjuti oleh Distanakhut.

Melalaui siaran press release Humas Setdkab Padangpariaman, Distanakhut respon cepat laporan masyarakat tersebut. Beberapa waktu lalu, di Korong Guguk Nagari Lurah Ampalu dan Korong Apar Nagari Lareh Nan Panjang Kec. VII Koto Sungai Sarik, Distanakhut turun menindaklanjuti laporan masyarakat tentang banyaknya anjing liar yang mulai meresahkan masyarakat dan telah menimbulkan kerugian pada masyarakat yaitu anjing yang menggigit ternak kambing dengan kematian 4 ekor dan menggigit 2 orang anak.

Kepala Distannakhut lansung perintahkan Bidang Peternakan untuk melakukan pengendalian dengan Metode Human Euthanasia (HE) yang membunuh hewan penyebar rabies dengan cara menenangkannya terlebih dahulu sesuai dengan prinsip Kesrawan.

“Kegiatan yang dilaksanakan Rabu 19-10-2016 ini dihadiri juga oleh Wali Korong dan diketahui Wali Nagari yang dilaksanakan oleh petugas medis dan paramedis UPT Pembibitan dan Keswan Wilayah II,” ungkap Zulkhailismau.

Menurtnya, tujuan dari kegiatan penangkapan anjing liar ini untuk menekan jumlah populasi anjing liar yang tidak berpemilik dan sudah meresahkan masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit rabies dari hewan ke hewan dan dari hewan kemanusia. Dalam kegiatan pengendalian ini berhasil ditangkap 9 ekor anjing liar.

“Teknis penanggulangan rabies yang sudah dilakukan selama ini adalah penyuluhan, vaksinasi rabies, sterilisasi, eliminasi dan HE. Dalam kasus ini diterapkan metode HE karena sudah meresahkan dan perlu segera dikendalikan. Terimakasih kepada masyarakat yang telah berinisiatif untuk melaporkan sehingga dapat segera ditanggulangi,” ujar Zulkhailisman, S.Pt, M.Si Kepala Bidang Peternakan.

Ditempat terpisah Kepala Distannkhut Padang Pariaman Yurisman, SP, MM menghimbau masyarakat agar mau menvaksinasi rabies hewan peliharaannya dan mengikat hewan peliharaannya khususnya anjing agar mengurangi penyebaran penyakit rabies.”Vaksinasi rabies gratis, tidak dipungut bayaran,” jelas Yurisman. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*