Aparat Kepolisian Menahan Tiga Orang Pelaku Praktik Perdagangan Anak

Ilustrasi perdangan anak

Ilustrasi perdangan anak

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Aparat Kepolisian Sektor Mimika Baru, Timika, Papua menahan tiga orang pelaku (G, S, dan R) terlibat jaringan sindikat perdagangan anak di bawah umur buat dijadikan sebagai pekerja seks. Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Iptu J Limbong, di Timika, Senin (6/4) mengatakan, mereka kini ditahan di Rumah Tahanan Polres Mimika buat kepentingan penyidikan kasus itu.

“Dari keterangan saksi-saksi yang telah kami periksa, tersangka G berperan sebagai orang yang memperdagangkan korban, sedangkan tersangka S dan R berperan sebagai pengguna,” kata Iptu Limbong

Terungkapnya kasus perdagangan orang itu berawal dari kasus hilangnya remaja putri berinisial M (14 tahun) sejak 25 Maret lalu. Pelajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama di Kota Timika raib. Karena resah dan bingung anaknya tidak pulang, lantas pada 30 Maret 2015 orangtua M melapor ke polisi.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menemukan M tinggal bersama G. Selama disekap, M dibujuk dan dipaksa buat melayani S di salah satu penginapan. Uang hasil upah kerja itu dibagi rata antara M dan G.

“Dari hasil penyidikan yang kami lakukan, ternyata korban sudah beberapa kali diperlakukan demikian dengan orang yang berbeda-beda. Dari keterangan tersangka G kami juga mengamankan tersangka R. Kami masih terus mengembangkan penyidikan kasus ini hingga tuntas,” ujar Limbong.

Sejauh ini penyidik Polsek Mimika Baru telah memeriksa delapan orang saksi. Ketiga tersangka yaitu G, S dan R dijerat dengan Pasal 81, Pasal 82, dan Pasal 83 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman pidana penjara minimal sembilan tahun dan maksimal 15 tahun menanti mereka karena terlibat praktik perdagangan anak, pencabulan, dan persetubuhan anak di bawah umur.

(ary/uil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*