Aplikasi SiTAMPAN Wujudkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebagai Motivasi dan Pendorong Semangat Kerja ASN Pemko Padang Panjang

Padang Panjang, Padang-Today.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang kini dituntut untuk bekerja lebih giat lagi. Sebab, sistem pemberian tunjangan yang selama ini dikenal dengan “tunjangan daerah”, segera beralih menjadi “Tambahan Penghasilan Pegawai” (TPP), dimana semangatnya bahwa setiap tambahan penghasilan ASN akan berkorelasi dengan pengukuran kinerja yang berorientasi pada peningkatan prestasi kerja serta pengembangan kompetensi pengawai. Hal ini juga merupakan tindak lanjut dari MoU Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada bulan Mei 2017 lalu.Dalam penerapan aplikasi SiTAMPAN terdapat sejumlah indikator yang harus  menjadi acuan oleh setiap ASN untuk dipenuhi setiap bulannya sehingga besaran TPP dimaksud bisa di raih, adapun indikator tersebut diantaranya adalah kehadiran, sasaran kinerja pegawai, prilaku kerja, lembar kerja harian, ketersedian SOP, inovasi serta kreativitas dari ASN bersangkutan. Selanjutnya untuk besaran TPP yang bisa di raih oleh ASN juga disusun berbeda tergantung kepada pengelompokkan jabatan atau eselonering, kondisi kerja serta kelangkaan profesi. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Marwilis, SH, M.Si, “Besaran/ nilai TPP yang di raih oleh masing-masing ASN akan tergantung pada capaian masing-masing individu pada setiap indokator yang telah dirumuskan pada Peraturan Walikota Padang Panjang tentang Tambahan Penghasilan Pegawai. Adapun untuk formulasi, saat ini untuk jabatan Eselon II Kota Padang Panjang menerapkan formulasi kehadiran dan kinerja presentasenya seimbang masing-masing sebesar lima puluh persen, sedangkan untuk jabatan esselon tiga ke bawah, hingga fungsional tertentu ditetapkan kehadiran sebesar tujuh puluh persen dan kinerja sebesar tiga puluh persen”.

Menyikapi hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah membangun dan  mengembangkan secara mandiri sebuah sistem informasi yang akan menjadi alat bantu  penghitungan raihan TPP setiap bulannya berupa aplikasi online yang diberi nama “SiTAMPAN” (Sistem Informasi Tambahan Penghasilan ASN). Pada Aplikasi ini seluruh indikator penilaian pada sistem Tambahan Penghasilan Pegawai dituangkan secara detail dan menyeluruh. Kepala Bidang E-Goverment dan Teknologi Informasi Diskominfo Ario Dian Pratama, ST ketika ditemui di ruang kerjanya, (5/2) menyatakan “Aplikasi ini dibangun dengan mengakomodir seluruh indikator penilaian dalam pemberian tambahan penghasilan pegawai sesuai garisan yang telah ditetapkan oleh semua regulasi yang mengatur tentang manajemen kepegawaian, disamping itu SiTAMPAN kita kembangkan untuk membantu memudahkan rekan-rekan ASN dalam menyampaikan perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan capaian pelaksanaan tugas masing-masing sesuai dengan indikator yang menjadi penilaian pada sistem Tambahan Penghasilan Pegawai. Insya Allah melalui aplikasi ini seluruh tahapan dalam pelaksanaan pekerjaan akan terdokumentasi dengan baik, dan yang paling penting sederhana untuk dikerjakan serta sesuai dengan tuntutan jaman bisa diakses dari beragam perangkat, baik melalui komputer/ laptop maupun smartphone, sehingga bisa diakses kapanpun dan dari manapun. Bersamaan dengan itu Kasi Aplikasi dan Statistik Diskominfo Nidya Salmi, S. Si menambahkan, bahwa aplikasi SiTAMPAN telah dipresentasikan di hadapan KPK pada medio November 2017 yang lalu, dan mendapat apresiasi yang baik dari lembaga rasuag tersebut, karena disamping dikembang secara mandiri, Walikota Padang Panjang juga bersedia untuk membagi apliaksi SiTAMPAN bagi Kab/ Kota lain di Indonesia yang juga berniat untuk mengimplementasikan TPP di daerahnya.

Lebih lanjut Kasi Layanan eGovernment Denni Richard, SS menyampaikan bahwa untuk memahami cara pemanfaatan aplikasi SiTAMPAN, saat ini telah dan tengah berlangsung bimbingan teknis serta pendampingan penggunaan awal terkait pemanfaatan aplikasi dimaksud bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Panjang. “Sosialisasi kami mulai sejak tanggal 23 Januari 2018, kegiatan ini terus bergelombang setiap harinya, bahkan hingga hari libur, mudah-mudahan pada tanggal 10 Februari mendatang kurang lebih 2100 orang ASN aktif Pemko Padang Panjang telah selesai mengikuti bimbingan teknis aplikasi SiTAMPAN ini”. Terakhir, Ario juga menambahkan bahwa setelah tahapan bimtek selesai, Diskominfo Kota Padang Panjang akan senantiasa siap memberikan asistensi serta melayani konsultasi bagi seluruh ASN Kota Padang Panjang terkait pemanfaatan SiTAMPAN, baik secara langsung maupun melalui WAG Klinik SiTAMPAN yang telah dibentuk. (*)

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*