April Ini, Bonus Medali Porprov Dicairkan

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Atlet peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XIII Sumbar di Dharmasraya pada Desember 2014, saat ini dapat bernafas lega setelah mendapat kepastian pencairan bonus oleh Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang pekan depan.

Pelaksana Tugas (PlT) Kepala Dinas Porbudpar Kota Padangpanjang, Maiharman menyebut keresahan atlet peraih medali Porprov XIII akan segera terjawab. Pasalnya disebutkan, pasca pembahasan alot bersama pengurus cabang (pengcab) direncanakan realisasi pembayaran bonus sesegera mungkin April ini.

Namun demikian, Maiharman pada kesempatan itu mengatakan realisasi bonus masih teruntuk hanya bagi atlit peraih medali. Sedangkan terkait bonus pelatih yang menjadi perdebatan selama ini, masih akan diusulkan ke DPRD untuk dianggarkan dalam APBD perubahan tahun 2015.

“Nomenklatur yang tertera dalam DPA Dinas Porbudpar hanya reward atlet berprestasi. Sehingga untuk bonus pelatih, tidak mungkin bisa dibayar karena bisa menjadi temuan dan pelanggaran dalam penggunaan anggaran,” ujar Maiharman kepada wartawan.
Sebelum bonus itu diserahkan secara tunai, Dinas Porbudpar akan meminta daftar sekaligus cross check peraih bonus dari kontingen Porprov Sumbar XIII kota Padangpanjang ke Dharmasraya sebagai syarat administrasi pencairan anggaran.

Reward atlet berprestasi teruntuk bagi atlit perorangan dan beregu, yang akan dibagi dengan nominal berbeda. Yakni bagi atlit beregu nilai bonus akan ditambah sebesar 20 persen dan seterusnya, dengan acuan data peraih medali yang diterbitkan panitia Porprov Sumbar XIII di Dharmasraya.

” Insya Allah bulan April ini, bonus sudah bisa dicairkan secara tunai setelah dipotong pajak. Administrasinya sudah di meja Walikota menunggu ditandatangani. Namun untuk bonus pelatih, kami akan mengusulkannya ke DPRD agar bisa dianggarkan pada APBD perubahan tahun 2015 ini,” tuturnya.

Sementara salah satu pelatih yang dikonfirmasi terkait hasil rapat pembahasan bonus itu mengaku kecewa. Keberhasilan cabang olahraga (cabor) penyumbang medali di arena Porprov, dinilai mustahil tanpa jasa dan perjuangan pelatih. Seperti halnya hampir di semua kabupaten kota di Sumbar, reward tidak hanya bagi atlet berprestasi saja, namun juga bagi pelatih cabor terkait.

“Mana mungkin atlit bisa berprestasi tanpa ada yang melatihnya. Kalau memang ini yang terjadi, Padangpanjang telah melakukan suatu keanehan dalam mengapresiasi prestasi olahraga dan secara jelas telah mengangkangi perundang-undangan tentang reward di bidang olahraga,” ungkap Jonaidi selaku pelatih di cabor Perbakin itu. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*