Arema Diberi Jatah, Wasit Gagalkan Langkah Semen Padang

PADANG,PADANGTODAY.COM -Novari Ikhsan Wasit yang memimpin laga terakhir babak delapan besar antara Semen Padang dengan Arema di Stadion Agus Salim, Rabu (29/10) menjadi aktor utama atas kegagalan Kabau Sirah lolos kesemifinal.

Advertisements

Atas keputusan yang kontrofersial dan selalu menguntukan kubu Arema, laga yang berlangsung panas ini, berakhir 2-2 (0-1). Dua gol Semen Padang dalam laga ini dipersembahkan, Nur Iskandar menit ke-67 dan Airlangga Sucipto menit ke-83. Sedangkan dua gol Arema dipersembahkan, Alberto menit ke-7 dan Cristian Gonzales menit ke-77.

Dengan hasil ini, Semen Padang hanya berada di urutan ketiga dengan meraih nilai 10, setelah satu lagi pesaingnya Persipura Jayapura berhasil meraih nilai penuh atas Persela Lamongan.

Arema sendiri berada di posisi kedua dengan peraih poin 11. Sedangkan juara grup dirah Persipura yang mengkoleksi 12 poin. “Dari awal kami sudah memprediksi bakal dikerjai wasit. Kalau dari segi fisik, Novari Ikhsan tidak layak lagi memimpin pertandingan, karena usianya sudah melewati batas. Kami sangat kecewa dan akan melakukan protes ke PSSI,” terang manajer Semen Padang Asdian.

Melihat situasi yang terjadi jelang pertandingan, hasil untuk menggagalkan Semen Padang ke semifinal ini sudah terlihat. Mulai dari turunnya surat komdis yang menghukum Semen Padang, padahal kejadiannya sudah tiga bulan lalu. Kemudian, kehadiran Komdis PSSI di Stadion Agus Salim. Pemandangan ini sangat jarang terjadi, sejak Semen Padang berlaga di ISL.

Selain itu, situasi pertandingan sudah terlihat di menit-menit awal. Penjaga gawang Kurnia Mega melakukan pelanggaran keras terhadap Osas Saha dalam kotak penalti. Namun, wasit tidak mengambil tindakan. Dari rekaman pertandingan juga terlihat Kurnia Mega menghantam Osas dengan keras.

Puncaknya terjadi di menit-menit akhir pertandingan. Selain waktu tambahan hanya 2 menit. Esteban Vizcara yang dilanggar dengan keras oleh Viktor dalam kotak juga tidak memberikan peringatan. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*