Asuh Pola Pemotongan Hewan Terus Disosialisasikan

Asuh Pola Pemotongan Hewan Terus Disosialisasikan

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Sebanyak 50 orang peserta sosialisasi pemotongan hewan yang Aman, Sehat, Utuh, Halal (ASUH) memadati aula megah Kemenag Lima Puluh Kota (05/04). Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Lima Puluh Kota menggandeng Majelis Ulama Indonesia Lima Puluh Kota sebagai bagian dari ikhtiar terwujudnya pola ASUH dalam pemotongan hewan di tengah-tengah masyarakat.

Priyadi Budiman Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan hewan  Lima Puluh Kota dalam arahannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut menjelasakan, atas nama pimpinan dan pribadi saya sampaikan apresiasi serta terimakasih yang tak terhingga kepada Kementerian Agama, MUI Lima Puluh Kota serta seluruh peserta kegiatan, tanpa kerja sama semua pihak saya rasa kegiatan sosialisasi seperti ini sulit untuk dilaksanakan, sekali lagi atas kerjasamanya saya sampaikan terimakasih.

Menukuk bapak mudah senyum ini menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini diharapakan mampu menjadi jembatan penghubung informasi, ilmu pengetahuan tentang pola pemotongan hewan dengan prinsip ASUH, saya berharap agar peserta yang notabenya merupakan tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat menjadi pioneer dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat luas. Perlu saya tegaskan bahwa Undang-Undang 18 Tahun 2009 tentang Perternakan dan Kesehatan hewan secara tegas memberikan larangan untuk menyembelih hewan ruminansia betina produktif.

Hal ini secara umum belum menjadi perhatian serius seluruh komponen masyarakat selama ini, terkhusus misalnya dalam ibadah Qurban, perlu dipahami bahwa betina produktif merupakan pelanjut regenerasi hewan baik Sapi, Kerbau maupun Kambing, dijelaskan juga bahwa hewan betina produktif tersebut berumur antara 2 samapai 8 tahun dan masih mampu untuk beranak.

Melalui kegiatan strategis seperti ini saya mengajak kita semua untuk dapat mensosialisasikan hal ini secara massif baik kepada masyarakat umum maupun pedagang ternak yang ada dilingkungan masing-masing, pungkas Budiman.

Sementara itu Ifkar Kasubag TU Kemenag Lima Puluh Kota didampingi H.Safrijon Ketua MUI setempat menyampaikan, apresiasi atas terlaksananya kegiatan sosialisasi ini. Ini merupakan momentum strategis bagi umat dalam menambah pemahaman kaidah pemotongan hewan tidak hanya pada aspek fiqih saja tapi juga pada aspek kesehatan hewannya. Saya berharap agar kegiatan seperti ini dapat melahirkan out came yang besar bagi meningkatnya kualitas kehidupan Bergama umat Islam di daerah yang kita cintai ini.

Disisi lain Ifkar menyampaikan apresiasi khusus atas kerja sama lintas sektoral yang telah dilakukan selama ini, koordinasi serta komunikasi yang intensif antar lini yang sudah kita lakukan berbuah pada satu program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, kedepannya konsolidasi program seperti ini kiranya dapat kita tingkatkan lagi, simpul alumni PGA Payakumbuh ini.

Kegiatan sosialisasi sendiri diisi oleh nara sumber yang berkompeten pada bidang masing-masing, Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Lima Puluh Kota, perwakilan Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Prov.Sumatera Barat serta ketua MUI Lima Puluh Kota.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas