Asyirwan Yunus: Khatam Bukan Berhenti, Tetapi Didalami dan Dimaknai

Wabup Drs.H.Asyirwan Yunus, M.Si bersama para murid yang Khatam Al-Qur'an di Masjid Muslimin Jorong Sungai Mangkirai.

Wabup Drs.H.Asyirwan Yunus, M.Si bersama para murid yang Khatam Al-Qur’an di Masjid Muslimin Jorong Sungai Mangkirai.

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Bersuara merdu, lantunan ayat AlQuran oleh H Asyirwan Yunus mensyahdukan Limapuluh Kota. Sebab itu, kedatangan Wakil Bupati Limapuluh Kota ini kian dirindui di setiap kegiatan masyarakat. Khusus di Masjid Muslimin, Jorong Sungai Mangkirai, Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh, Rabu (8/10) lalu, Asyirwan Yunus justru menjadi pusat perhatian para santri dan masyarakat yang berkhatam AlQuran.

38 orang santri TPA Masjid Muslimin Jorong Sungai Mangkirai Nagari Pandam Gadang Kecamatan Gunuang Omeh mengadakan Khatam AlQuran. Khatam AlQuran Angkatan I ini dipusatkan di Masjid Muslimin dan diadakan dengan sangat meriah selama dua hari.

Pada penutupannya, Rabu lalu Wakil Bupati Limapuluh Kota Drs H Asyirwan Yunus MSi, Camat Gunuang Omeh Irwandi, SH, para orangtua santri yang khatam serta tokoh dan pemuka masyarakat setempat hadir lengkap. Jorong yang berada di kaki bukit itu terasa sekali suasana religiusnya.

Asyirwan Yunus berharap santri yang Khatam AlQuran betul-betul memaknai Khatam AlQuran. Maksudnya tamat membaca AlQuran, bukan berarti berhenti membacanya. Harus dilanjutkan dengan mendalami  AlQuran karena Khatam bukan berati berhenti membaca AlQuran.

”Khatam merupakan langkah awal untuk mendalami isi kandungan AlQuran sekaligus menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” terang Asyirwan Yunus yang gemar membaca kitab suci umat Islam ini.

Asyirwan Yunus juga berpesan agar Khatam AlQuran  ini dijadikan landasan untuk menyeimbangkan ilmu pengetahuan umum dengan ilmu keagamaan.

”Salah satu penyebab lemahnya sumber daya manusia, adalah karena tidak seimbangnya kedua ilmu tersebut,” ungkap Asyirwan Yunus yang beberapa tahun lalu menamatkan Magister Ilmu Lingkungannya di USU Medan.

Sementara kepada para orangtua murid, Asyirwan Yunus mengimbau untuk selalu mengawasi dan mengingatkan putra putrinya agar tidak lalai membaca AlQuran walau sudah khatam.

”Selain pegangan dan pedoman, AlQuran juga tuntunan bagi umat Islam dalam mengarungi hidup dan kehidupan supaya selamat di dunia dan di akhirat,” pungkas Asyirwan Yunus mengakhiri pesannya di mimbar.

Panitia pelaksana Khatam melaporkan bahwa khatam kali ini merupakan angkatan yang pertama dan diikuti oleh 38 orang peserta yang berasal dari berbagai Jorong di Pandam Gadang.(malin​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*