Asyirwan Yunus Sukses Pacu Kuda, Bank Nagari Optimal Berpartisipasi

 Ketua Pelaksana Pacu Kuda 2015 Asyirwan Yunus di depan Mentri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.


Ketua Pelaksana Pacu Kuda 2015 Asyirwan Yunus di depan Mentri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Advertisements
H ASYIRWAN YUNUS

H ASYIRWAN YUNUS

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Semenjak adanya pacuan kuda di Kota Payakumbuh yang digelar semenjak puluhan tahun lalu, pada penyelenggaraan tahun ini dirasakan terbilang paling  sukses.

Meski digelar secara tradisional, tetapi penyelenggaraan tahun ini jauh lebih maju dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Buktinya saja, dari sekian kali digelarnya pacu kuda di Kota Payakumbuh,  baru kali ini dibuka langsung oleh  Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Mahrawi.Bahkan mampu menghadirkan ribuan penonton dari berbagai daerah.

”Bertahun-tahun penyelenggaraan pacu kuda, baru kali ini terasa istimewa,”ujar Saiful Hadi Dt Bagindo Bosa Nan Kayo tokoh masyarakat Luak Limopuluah saat menyaksikan pacu kuda di Gelanggang Kubu Gadang, Senin (16/2) kemarin

Suksesnya pacu kuda sekaligus olek anak nagari di Luak Limopuluah atau sebutan lain untuk Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota juga  tak terlepas dari kinerja panitia penyelenggara yang diketuai langsung Asyirwan Yunus sekaligus Wakil Bupati Limapuluh Kota.

”Alhamdulilah, acara kita berjalan sukses. Kami panitia tidak menyangka pacu kuda tahun ini cukup membanggakan. Alhamdulilah,”ujar Asyirwan Yunus dengan terharunya. Dikatakannya, sukses penyelenggaran pacu kuda, tak terlepas dari kerja keras panitia pelaksana serta dukungan dari seluruh masyarakat Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Diakuai Asyirwan Yunus, semi suksesnya pacu kuda, dirinya sempat tidak tidur.

”Untuk rapat, bahkan sampai tengah malam. Hingga pagi, panitia terus memikirkan persiapan agar pacu kuda bisa sukses. Belum lagi pekerjaan dikantor yang harus diselesaikan. Tetapi, demi suksesnya acara pacu kuda ini saya sempat tidak tidur. Ini saya lakukan rela demi suksesnya pacu kuda dan alek anak nagari Luak Limopuluah,”kata Asyirwan Yunus.

Meski sibuk mengurus persiapan pacu kuda, Asyirwan Yunus yang disebut-sebut  juga calon terkuat untuk Bupati Limapuluh Kota mendatang, tidak lupa untuk mengurus kuda pacuannya. Yakni kuda bernama Si Ganteng. Kuda jantan yang masih berumur 4 tahun itu, turut ikut berpacu dengan kuda lainnya.

“Kuda saya Si Ganteng berhasil memperoleh nomor 2 untuk kelas III Handicap dengan jarak pacu 1600 meter. Kuda tersebut merupakan keturunan dari Century Time generasi ke 3,”ujar Asyirwan Yunus.

Suksenya pacu kuda tersebut, juga tak terlepas partisipasi dari Bank Nagari Payakumbuh . Bank Nagari Cabang Payakumbuh optimal  berpartisipasi sebagai donator terbesar dalam alek tahunan  anak nagari tersebut. Setidaknya, Bank Nagari Payakumbuh menyumbang sebesar Rp 50 juta dalam pacu kuda tersebut.

“Sumbangan ini demi suksesnya ajang pacu kuda sekaligus alek tahunan anak nagari di Luak Limopuluah,”ungkap Edrianof Kepala Cabang Bank Nagari Payakumbuh yang juga Bendahara Panitia Pacu Kuda 2015 ini.

Dalam penyelenggaraan pacu kuda selama dua hari berturut-turut tersebut, yakni Minggu dan Senin (15-16/2) kemarin setidaknya ada 24 race pertandingan. Selainkuda lokal dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota, turut berpacu kuda ternama lainnya secara nasional.

“5 Propinsi ikut dalam pacuan kuda ini. Selama 2 hari penyelenggaraan, terdapat 24 race pertandingan. 11 race dihari pertama dan 13 race di hari kedua,”kata Asyirwan Yunus.

Pada hari pertama, 4 race merupakan pacuan kuda kelas lokal. Kemudian race 5 pacuan kelas E 3 Pra Pon jarak 1000 meter yang dimenangkan oleh kuda Ratu Baratangkas  dari Riau. Pada race 6 pacuan kuda kelas 3 tahun remaja dengan jarak 1400 meter yang dimemangkan oleh kuda Badai dari Kabupaten Batusangkar. Race 7 kelas AB 3 TH (Derby) Div II jarak 1600 meter yang dimemangkan oleh oleh kuda Mahameru kuda dari Bukitinggi.

Race ke 8 sekaligus race yang disponsori Bank Nagari Payakumbuh memperlombakan pacuan kelas AB 3 TH (Derby) Div I jarak 1600 meter dimenangkan oleh kuda Bintang Fajar dari Kota Payakumbuh.  Untuk race ke 9 yakni kelas III Handicap jarak 1600 meter dimemangkan oleh kuda Black Noy dari Payakumbuh. Race ke 10 kelas Handicap Sprint jarak 1800 meter dimenangkan kuda Bintang Sumber Ex Stoner dari Batusangkar. Dan race ke  11 yakni kelas II Handicap jarak 1800 meter dimenangkan oleh kuda Kata Hati dari Bukitnggi.

Untuk hari ke dua, Senin (16/2) kemarin, yakni 13 race dan 4 race diantaranya kelas lokal Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Pada race ke 5 pacuan kelas CD 2 TH Pemuda Perdana jarak 600 meter dimenangkan oleh kuda Zeinzeiman dari Batusangkar.

Race ke 6 kelas E 3 Tahun (Pra Pon) jarak 800 meter dimenangkan oleh kuda Ratu Baratangkis dari Riau. Selanjutnya, race ke 7 kelas CD 2 Tahun Pemula  Div III jarak 800 meter dimenangkan oleh kuda GT-7  dari Padang. Race ke 8 kelas CD Pemula Div II jarak 1000 meter dimenangkan oleh kuda Santiro dari Bukitnggi.

Race ke 9 Kelas CD 2 Tahun Pemula Div 1 jarak 1000 meter dimenangkan oleh kuda Princess Of Kandi dari Sawahlunto. Race ke 10 Kelas AB 2 Tahun Pemula jarak 1200 meter dimenangkan oleh kuda Si Bungo Taeh dari Payakumbuh.

Race ke 11 kelas Boko jarak 1600 meter dimenangkan oleh kuda Kata Hati dari Bukittinggi. Race ke 12 kelas AB 3 Tahun jarak 1200 meter dimenangkan kuda Ratu Talawi dari Sawahlunto. Dan race ke 13 kelas II Handicap jarak 1200 meter yang dimenangkan oleh kuda Gampo Alam dari Bukitinggi. Saat penutupan ajang pacu kuda Payakumbuh, Ketua Pelaksana Asyirwan Yunus turut berterimakasih kepada seluruh eleman masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam menyukseskan alek tahunan tersebut.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*