Babak Delapan Besar Linus Futsal

Syafrizal : Bakal Ketat dan Berimbang

1 (1)PADANGTODAY.COM – Liga Futsal Nusantara (LFN) Sumbar 2016, sudah memasuki babak 8 besar. Kalau tidak ada kendala teknis, babak kedua yang akan menggunakan sistem gugur ini akan digelar, JUmat (28/10) di Rafhely Futsal, By Pass Padang.

Advertisements

Melihat peta kekuatan terhadap delapan tim ini, diprediksi bakal berlangsung ketat, soalnya kemampuannya sangat berimbang. “Pertandingan akan berlangsung ketat. soalnya dari delapan tim yang berlaga ini, kekuatan hampir merata,” terang panitia Linus Futsal Sumbar Syafrizal Marajo.

Namun, wartawan senior ini mencoba memprediksi empat laga 8 besar LFN Sumbar 2016 dan memperkirakan empat tim yang bakal lolos ke semifinal.

Laga pembuka antara Adrenaline Padang vs PSR FC Padang, katanya, laga ini adalah ulangan semifinal 2015, yang saat itu dimenangkan PSR melalui adu penalti. Sekarang keduanya bertemu lebih awal di babak 8 besar. Dengan skuat kedua tim yang sedikit berbeda dari tahun lalu, laga kedua tim ini bakal tetap berlangsung sengit.

Apalagi, kedua tim punya karakter yang nyaris sama yaitu ngotot, ulet, dan cenderung keras. Adrenaline yang memuncaki Grup A, dimotori sang kapten Army Dhino Mulia, akan berhadapan dengan PSR yang mempunyai pemain-pemain yang secara kualitas termasuk terbaik di LFN Sumbar 2016 ini.

PSR yang juga sebagai juara bertahan, punya pemain eks PON SUmbar seperti Anggi Hidayatullah dan Gilang Kurniawan. Ditambah kematangan tim pernah lolos ke 8 besar nasional, PSR diperkirakan akan bisa melewati hadangan Ardenaline, walaupun dengan perjuangan yang keras.

Untuk partai kedua antara Bali Cronus vs Kota Pariaman, Syafrizal menyatakan, secara kualitas pemain, Kota Pariaman layak diunggulkan. Pemegang perak Porprov Sumbar 2014 ini punya starting cukup menjanjikan, karena ada dua pemain PON Sumbar disana, Hendra Deviardi dan Igo Pramanda. Ditambah Arif Bagus dan Rahmad Rawagus, tim ini memang pantas diperhitungkan.

Tapi Bali Cronus juga tak bisa dianggap enteng. Walau rata-rata erisikan pemain muda, tapi tim yang satu ini tak boleh disepelekan begitu saja. Mereka juga punya satu pemain PON Sumbar, Israfika Hendesno, serta beberapa pemain yang lain yang cukup berkualitas.

Apalagi, ada satu kelemahan Kota Pariaman yang bisa dimanfaatkan Bali Cronus, yaitu tidak meratanya pemain utama dan pemain pelapis kota “Sala lauak” itu. Namun, kematangan dan pengalaman tetap akan berbicara untuk menentukan hasil akhir. Dan itu akan mengarah kepada Kota Pariaman, yang diprediksi akan merebut satu tiket ke semi final.

Untuk laga antara Kota Bukitinggi vs Padang Pariaman, Laga ini, jelasnya, boleh disebut berimbang, dan menjanjikan pertarungan yang ketat dan seru. Namun, jika melihat permainan kedua tim di penyisihan Grup, Kota Bukitinggi sepertinya layak diunggulkan, walau dengan porsentase yang tidak terlalu besar.

Bukitinggi yang menjuarai Grup C, akan dimotori dua pemain yang pernah masuk tim PON Sumbar, walau akhirnya urung ikut PON, yaitu Raven Fachrezy dan Andready Aprizul. Namun di LFN kali ini mereka juga ditunjang sejumlah pemain muda yang mulai menarik perhatian, salah satunya Abdul Rahman Habibi yang sejauh ini menjadi top skor sementara LFN Sumbar dengan tujuh gol.

Namun, Padang Pariaman juga bukan tim biasa-biasa saja, karena dalam beberapa tahun terakhir tim yang satu ini masuk level atas peta futsal Sumbar. Kemampuan pemainnya yang merata, adalah kekuatan utama skuat asuhan asuhan Febi Androw dan Bram Suja ini. Jika mereka bisa menyisihkan Bukitinggi, bukanlah sesuatu yang mengejutkan.

Sedangkan laga terakhir antara Rafhely FC Padang vs Adinda FC Pessel. Rafhely FC adalah favorit utama menjuarai LFN Sumbar tahun ini. Mereka akan ditantang pendatang baru yang menjelma menjadi “kuda hitam” Adinda FC Pessel. Tapi keunggulan materi pemain dan jam terbang, menempatkan Rafhely masih akan sulit dibendung Adinda.

Rafhely sangat serius menghadapi LFN tahun ini, termasuk dengan merekrut sejumlah pemain luar Sumbar, khususnya dari DKI Jakarta. Ditambah sejumlah pemain eks PON 2016, seperti Efrinaldi, Afis Yunanda, M. Sanjaya, Rahmad Setiawan, Irfan Nelson, Fajri Setiawan, membuat tim asuhan Andrian Andika ini layak diunggulkan.

Namun, Adinda yang bermain tanpa beban dan nothing to lose, tetap berpotensi menyulitkan Rafhely. Fghting spirit tinggi akan menjadi modal utama asuhan Revi Martha menghadapi Rafhely. Satu pemain Adinda yang pantas diwaspadai Rafhely adalah Randi putra, pemilik tendangan kaki kiri luar biasa memborong lima gol yang dicetak timnya di babak penyisihan. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*