Bahas Kepsertaan Jamkes, Pemko-BPJS Gelar Pertemuan

Padangpanjang—Pemerintah Kota Padangpanjang bersama BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bukittingi melakukan pertemuan guna membahas tentang kepesertaan, maupun kepelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat Padangpanjang, diruangan VIP Balaikota Padangpanjang, Rabu (15/05).

Hadir pada kesempatan tersebut Walikota Padangpanjang, H. Fadly Amran, BBA, Datuak Paduko Malano, Penjabat Sekdako Martoni, S.Sos, M.Si, Kepala Bappeda Sony Budaya Putra, Ap, M.Si.Kepala Dinas Kesehatan Nuryanuwar, A.Pt,M.M dan Direktur RSUD Kota Padangpanjang, dr. Ardoni, serta perwakilan dari IDI.

Yessy Rahimi, S.Farm, Apt, MPH selaku Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi mengucapkan terimakasih kepada Walikota Padangpanjang yang telah berkenan untuk menerima secara langsung sekaligus berdiskusi bersama sama di ruangan ini.

Yessy menjelaskan, Forum Kemitraan tersebut akan memprogramkan pertemuan secara rutin minimal sekali dalam setahun. Diharapkannya Walikota berkenan sebagai pengarah sedangkan Sekko Padangpanjang ketua dan Sekretaris dari Kepala BPJS Kantor Cabang Bukittingi. Sedangkan untuk anggotanya dari Dinas Kesehatan, Sosial, Bappeda, RSUD yang bekerjasama juga dengan Puskesmas, dan juga unsur dari PWI, PEPABRI dan Organisasi IDI.

“Fokus kami dari BPJS yaitu lebih kepada kepersertaan bagaimana upaya kita untuk kepesertaan lebih baik lagi kedepannya dan khusus pada hari ini kita membahas tentang pelayanan kesehatan dan mungkin hanya beberapa yang terkait dengan kepersertaan yang bisa kita bahas pada hari ini, “ucap Yessy pada pertemuan yang pertamakalinya digelar itu.

Walikota Padangpanjang,  H. Fadly Amran, BBA, dalam arahannya menegaskan kenapa masih terdapat banyak keluhan dan masyarakat yang bertanya Tanya. Hal itu dikatakannya karena kurangnya pengetahuan dari masyarakat, sehingga menjadi kritiss dan banyak Tanya. Hal ini berimbas jadi memberatkan pihak yang memberikan pelayanan

“Di Kota Padangpanjang kita siap untuk bermitra serta menganggarkan dan melakukan apapun yang namanya service excellent. Kita harus terbuka terhadap apapun layanan terbaik, yang bisa diberikan untuk masyarakat banyak, “tambahnya sebelum digelar sesi diskusi dan tanya jawab. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas