Bakteri Tifus Yang Mematikan

ilustrasi

ilustrasi

PADANGTODAY.COM – Para ahli memperingatkan bahwa bakteri tifus yang mematikan dapat menimbulkan ancaman global – setelah menyebar melalui Asia dan Afrika.

Demam tifoid atau tifus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Penyakit ini biasanya ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh feses atau urine orang yang terinfeksi.

Gejala tifus umumnya berkembang satu sampai tiga minggu setelah paparan, dan bisa menjadi ringan atau bahkan berat. Gejalanya termasuk:

– demam tinggi
– sakit kepala
– sembelit atau diare
– bintik merah di dada
– pembesaran limpa dan hati

“Tifus menyerang sekitar 30 juta orang setiap tahun dan pengawasan global pada skala ini sangat penting untuk mengatasi semakin meningkatnya ancaman kesehatan yang disebabkan oleh obat resisten tifus di banyak negara berkembang di seluruh dunia,” ungkap WHO seperti dilansir Daily Mail (10/5).

Menurut para ahli, vaksinasi tifus tidak tersedia secara luas di negara-negara berkembang, yang umumnya hanya mengandalkan obat anti-mikroba untuk mengendalikan penyakit tersebut.

Salah satu ilmuwan yang terlibat dalam penelitian ini, Dr Stephen Baker, dari Hospital for Tropical Diseases, unit penelitian klinis Oxford University di Ho Chi Minh, Vietnam, mengatakan: “Hasil ini memperkuat pesan bahwa bakteri tidak mematuhi batas internasional dan setiap upaya untuk mencegah penyebaran resistensi antimikroba harus terkoordinasi secara global.”

(des/uil)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*