Bangkit Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

Bangkit Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Memperingati hari jadi ke-176 Limapuluh Kota, Wakil Ketua DPRD Deni Asra, S.Si mengajak untuk menjadikannya kesempatan merefleksi dan evaluasi kemajuan terhadap target kinerja yang telah ditetapkan dalam RPJMD (2016-2021). Tahun 2016 yang telah berlalu dan memasuki tahun ke-2 dari RPJMD Limapuluh Kota, ia mengajak untuk mengevaluasi program yang sudah digenjot untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

“Kunci pokok keberhasilan suatu pembangunan terletak pada kualitas Sumber Daya Manusia. Semakin tinggi kualitas Sumber Daya Manusia suatu daerah maka akan semakin tinggi tingkat pencapaian pembangunan daerah tersebut. Sedangkan tujuan atau target yang ingin dicapai dalam pembangunan adalah terjadinya perubahan-perubahan ke arah peningkatan Sumber Daya Manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pembangunan sumberdaya manusia dapat dilihat dari gambaran kualitas fisik dan non-fisik, dimana di dalamnya termasuk karakter atau menurut kearifan lokal daerah adalah kualitas moral spiritual. Kualitas fisik sangat erat kaitannya dengan pemenuhan pelayanan pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan kondisi yang baik bagi kehidupan sosial kemasyarakatan,” ujar Deni Asra, S.Si yang juga menjadi Koordinator Komisi I itu.

Lebih lanjut dijelaskannya, pemenuhan harapan kualitas sumber daya manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Limapuluh Kota mengalami peningkatan. Pada LKPJ Bupati tahun 2016,  IPM Limapuluh Kota pada tahun 2016 sebesar 67,65 %, meningkat dari 66,78% di tahun 2015. IPM itu sendiri merupakan komposit dari beberapa komponen yaitu angka harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran per-kapita.

“Untuk bangkit meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, harus menyelesaikan permasalahan utama di bidang pendidikan yaitu meningkatkan mutu guru yang profesional, dimana guru profesional yang memenuhi indeks pendidikan di Kabupaten Limapuluh Kota, sampai saat ini baru sekitar 75%, sehingga hal ini cukup berpengaruh terhadap pencapaian IPM bidang pendidikan. Kelancaran proses belajar mengajar di samping sarana penunjang lainnya yang belum tersedia di masing-masing sekolah seperti perpustakaan, ruang praktek, penempatan guru juga termasuk yang menjadi permasalahan yang mengapung selama ini di bidang pendidikan,” ungkapnya.

Di samping itu, untuk meningkatkan SDM adalah meningkatkan derajat kesehatan yang masih rendah. Rendahnya derajat kesehatan masyarakat merupakan masalah pokok bidang kesehatan di Kabupaten Lima Puluh Kota yang menyebabkan rendahnya Sumber Daya Manusia. Demikian juga halnya kondisi derajat kesehatan masyarakat yang belum menggembirakan, baik kondisi sanitasi, air minum, lingkungan dan persampahan. Hal ini perlu menjadi perhatian untuk dibenahi pada tahun mendatang,” terang Deni Asra politisi muda Gerindra.

Sementara itu Riko Febrianto, SH Ketua Komisi I DPRD Lima Puluh Kota yang meliputi bidang Pemerintahan, Politik, Keamanan dan Pendidikan, mengharapkan dengan memperingati hari jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke-176  dapat melihat realisasi yang telah dikerjakan dan program apa untuk ke depannya yang dapat mempercepat kemajuan dan kesejahteraan Limapuluh Kota.

“Kita tidak saja melihat besaran dana yang dapat diserap setiap tahun tetapi terhadap indikator kinerja yang harus dicapai juga perlu diperhatikan, misalnya dalam arah kebijakan RPJMD Limapuluh Kota tertulis menyelenggarakan pendidikan dasar gratis bermutu dan terjangkau. Perlu kita pertegas tahun ke berapa ini dapat terjangkau mengingat target akhir dari RPJMD. Misalnya pencapaian indikator terhadap Angka Partipasi Kasar SD 167,40%, sementara pada tahun 2016 baru tercapai 114,27%, Angka Partipasi Kasar SLTP 98,59% sementara pada tahun 2016 baru tercapai 83,89 % dan angka Indek Pembangunan Manusia (IPM) harus dicapai 72,46%, sementara pada tahun 2016 baru tercapai 67,65% ,” ujar Riko Febriato dari Fraksi Golkar ini.

Ditambahkan Riko untuk mempercepat dan agar tercapai indikator kinerja, sehubungan telah dikukuhkannya Organisasi Perangkat Daerah yang baru sesuai dengan Perda Nomor 15 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, untuk menjalankan program dan kegiatan perlu ditempatkan seseorang yang sesuai dengan keahlian dan kemanpuannya agar dapat memberikan peningkatan kinerja bagi OPD yang dipimpinnya.

“Selain itu, diharapkan masing-masing OPD yang bermitra dengan Komisi I diminta mengoptimalkan dan mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan, sehingga masyarakat lebih cepat dapat merasakan manfaatnya. Di samping itu kepada Mitra kerja Komisi I diharapkan agar dapat menjaga komunikasi dua arah yang baik, sehingga tidak memberikan informasi yang salah terhadap segala program dan kegiatan yang telah kita rencanakan bersama untuk mengawal RPJMD pada tahun ke-2 ini,” terang Riko Febrianto.

Dengan Koordinator Deni Asra,S,SI Wakil DPRD Limapuluh Kota dari Fraksi Gerindra, Komisi I dengan susunan sebagai berikut: Riko Febrianto, SH dari Fraksi Golkar (Ketua), Wirman Dt Pangeran Nan Putiah, SH dari fraksi PPP (Wakil Ketua), Yosrizal Dt Permato Alam dari Fraksi PAN (sekretaris) dan anggota sebagai berikut: Della Ermaifa, S. Psi dari Fraksi Golkar, Wendi Chandra , ST dari Fraksi Demokrat, Yusnir BA dari Fraksi Demokrat, Irdapel Masrizal dari Fraksi Gerindra, H. Ermizal Jalinus, SE dari Fraksi PPP, Hemmy Setiawan dari Fraksi PDIP & PBB , Suriadi dari Fraksi Hanura dan H. Yos Sariadi, S. Ag dari Fraksi PKS &PBB.

OPD yang bermitra  dengan Komisi I, yakni Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Satpol PP,Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/Nagari, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kesatuan Bangsa dan Politik dan 13 Kecamatan.(rel/Dodi Syahputra)

 

Baca Juga: Bangkit Membangun Infrastruktur Daerah, Ketua DPRD: Membangun dengan Konsep “Obat Nyamuk”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*