Bareskrim Tidak Melakukan Pelanggaran Saat Melakukan Penangkapan Terhadap Wakil Ketua KPK

Ilustrasi penangkapan dengan borgol

Ilustrasi penangkapan dengan borgol

Advertisements

PADANGTODAY.COM– Anggota Komisi Kepolisian Nasional (kompolnas) Logan Siagian menegaskan, Bareskrim tidak melakukan pelanggaran saat melakukan penangkapan terhadap Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto. Menurut dia, penangkapan Bambang dengan diborgol adalah hal yang wajar.

“Langkah yang dilakukan Bareskrim itu wajar dan bukan suatu yang melanggar hak asasi manusia (HAM),” kata Logan Siagian kepada wartawan di Jayapura.

Dikatakan, apa yang dilakukan Bareskrim itu adalah hal yang wajar dan bukan pelanggaran HAM. Dia menilai tidak tepat pernyataan Komnas HAM yang menyatakan penangkapan Bambang melanggar HAM.

Akibat penyataan Komnas HAM, kata Logam Siagian, mengakibatkan Bareskrim melakukan somasi karena merasa tersinggung dengan pernyataan tersebut.

“Komnas HAM sebagai komisi nasional hendak tidak memberikan penyataan demikian karena Komnas HAM bukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan seharusnya mengerti bahwa itu tindakan dan wewenang Polri termasuk memborgol,” tegas Siagian yang merupakan purnawirawan polri dengan pangkat terakhir Irjen polisi.

Lulusan Akpol 1967 itu menegaskan, tindakan yang dilakukan penyidik Bareskrim saat menangkap Bambang dengan memborgol bukan berarti itu tindakan kriminalisasi KPK. “Kalau itu kriminalisasi bagaimana dengan tindakan KPK terhadap Komjen BG, apa itu bukan berarti kriminalisasi Polri,” kata dia.

(eko/**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*