Batu Akik Tingkatkan Perekonomian dan Kurangi Pengangguran, Bagewang Pameran di Plasa Payakumbuh

Walikota Payakumbuh membuka dan meninjau stand dan lokasi kontes batu. --- FOTO DIKA PITOPANG

Walikota Payakumbuh membuka dan meninjau stand dan lokasi kontes batu. — FOTO DIKA PITOPANG

Advertisements
Walikota Payakumbuh bersama Kapolres Kota Payakumbuh, Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh meninjau stand dan lokasi kontes batu. --- FOTO DIKA PITOPANG

Walikota Payakumbuh bersama Kapolres Kota Payakumbuh meninjau stand dan lokasi kontes batu. — FOTO DIKA PITOPANG

Walikota Payakumbuh bersama Kapolres Kota Payakumbuh, Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh meninjau stand dan lokasi kontes batu. --- FOTO DIKA PITOPANG (1)

Walikota Payakumbuh bersama Kapolres Kota Payakumbuh meninjau stand dan lokasi kontes batu. — FOTO DIKA PITOPANG

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Demam batu akik di Luak Limopuluah semakin menjadi-jadi. Beberapa kontes tingkat lokal sampai tingkat nasional pun digelar untuk mewadahi pecinta batu akik khususnya di Luak Limopuluah.

Setelah sukses pada Bagewang Expo I pada Desember 2014 lalu, Komunitas Batu Akik Bagewang bekerjsama dengan Plaza Payakumbuh (Ramayana Payakumbuh) kembali menggelar Bagewang II Expo 2015, Pameran Bazaar dan Kontes Batu Akik, Jumat-Minggu (3-5/4) mendatang.

Pameran Bazaar dan Kontes Batu Akik ini dibuka langsung Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Jumat (3/4) malam lalu. Riza Falepi mengatakan geliat pecinta batu akik di Luak Limopuluah ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya kalangan menengah ke bawah.

Ia mengatakan demam batu akik ini juga membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran di Kota Payakumbuh. Banyaknya pegiat batu di pusat Kota Payakumbuh, menurutnya juga menjadi lahan pekerjaan bagi masyarakat.

“Bangunlah dedikasi dengan memberikan inovatif dalam mengolah batu akik yang saat ini tengah booming. Sehingga tidak hanya untuk perhiasan berupa cincin dan kalung, batu akik ini juga bisa dijadikan karya lainnya yang bernilai jual tinggi,” harap Riza Falepi yang didampingi Wakil Ketua DPRD Suparman dan Wilman SIngkuan, Kapolres Kota Payakumbuh Yuliani.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pelaksana Pameran Bazaar dan Kontes Batu Akik Tri Venindra. Ia mengatakan demam batu akik ini tidak hanya dinikmati oleh kalangan kaum bapak-bapak tapi juga digandrungi kaum ibu-ibu.

“Untuk menyalurkan hobi ini, Bagewang II Expo 2015 menyediakan kelas kontes bagi kaum-ibu-ibu,” sampai Tri Venindra memberikan sambutan dalam acara pembukaan yang juga dihadiri Pimpinan Plaza Payakumbuh yang dihadiri oleh Firman.

Pameran Bazaar dan Kontes Batu Akik ini sendiri akan berlangsung hingga Minggu (5/4) mendatang. Kelas yang diperlombakan terbagi menjadi lima kelas yaitu Lumut Hijau Luak Limopuluah, Lumut Campuran Luak Limopuluah, Akik Nusantara, Liontin Motif Nusantara, Calchedony Nusantara.

“Untuk dimensi dan ukuran batu, panjang 18mm, lebar 12mm, dan tinggi 7mm. Kemudian untuk hadiah, panitia menyediakan uang tunai, tropi, piagam, voucher belanja, voucher menginap hotel bintang 4 bagi pemenang,” jelas Ketua Panitia Pameran Bazaar dan Kontes Batu Akik.

Menurut Ketua Panitia Tri Venindra, tercatat 500 lebih peserta yang telah mendaftarkan batunya untuk mengikuti Bagewang II Expo 2015 Pameran Bazaar dan Kontes Batu Akik.(rel/mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*